TKA Jadi Penentu ke SMP, SDN 13 Babatan Tekankan Siswa Lebih Serius Belajar

Siswa SDN 13 Seluma. (Foto: Iksan Juliansa)

Seluma – SD Negeri 13 Babatan, Kabupaten Seluma, menegaskan pentingnya Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu penentu bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Kepala SDN 13 Babatan, Susanti, melalui guru setempat Iksan Juliansa, menyampaikan bahwa siswa diminta untuk lebih serius dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut.

“Ini menjadi salah satu penentu untuk melanjutkan ke SMP, jadi siswa harus belajar lebih serius,” ujar Iksan, Selasa (14/4/2026).

Sebanyak 29 siswa akan mengikuti TKA yang dilaksanakan selama dua hari dengan sistem dua sesi. Pada hari pertama, siswa akan mengerjakan materi literasi, sementara hari kedua difokuskan pada numerasi.

Dalam pelaksanaannya, sekolah membagi peserta menjadi dua kelompok, yakni 15 siswa pada sesi pertama dan 14 siswa pada sesi kedua.

Dari sisi kesiapan teknis, sekolah telah menyiapkan sekitar 15 unit laptop, baik milik sekolah maupun hasil pinjaman. Selain itu, disediakan pula perangkat cadangan guna mengantisipasi kendala seperti kerusakan perangkat atau gangguan listrik.

“Kami juga mengantisipasi hal-hal teknis, seperti laptop yang bermasalah atau listrik padam, dengan menyiapkan cadangan dan memastikan perangkat dalam kondisi siap pakai,” jelasnya.

Selain tes utama, siswa juga akan mengikuti survei karakter dan survei lingkungan belajar. Survei ini berbentuk soal dengan pilihan sikap, seperti setuju atau tidak setuju terhadap pernyataan tertentu.

Menurut pihak sekolah, materi literasi dan numerasi dinilai cukup untuk mengukur kemampuan dasar siswa, karena mencakup aspek membaca dan berhitung.

Di sisi lain, dukungan orang tua terhadap pelaksanaan TKA dinilai masih beragam. Sebagian orang tua активно mendorong anak untuk belajar, namun ada pula yang menganggap TKA belum terlalu penting.

Meski demikian, sekolah tetap mengimbau agar orang tua turut berperan dalam mendukung kesiapan belajar siswa di rumah.

Bagi siswa yang berhalangan hadir pada hari pelaksanaan, pihak sekolah memastikan akan memberikan kesempatan ujian susulan dengan prosedur administrasi yang berlaku.

Dengan berbagai persiapan tersebut, SDN 13 Babatan optimistis pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar. (Franky)