Bengkulu Utara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur menggelar simulasi dan pelatihan mitigasi bencana kebakaran, Jumat (28/8/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di lapangan Lapas Kelas IIB Arga Makmur.
Kegiatan ini digelar sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh jajaran Lapas dalam menghadapi potensi bencana kebakaran. Selain meningkatkan kewaspadaan, simulasi juga bertujuan memastikan petugas memahami langkah penanganan keadaan darurat secara cepat, tepat dan terarah.
Simulasi diikuti Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, pejabat struktural Eselon IV dan V, JFT/JFU, peserta Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan, perwakilan warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Utara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan dan pengecekan kesiapan peserta, kemudian dilanjutkan apel pembukaan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh petugas dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya bencana kebakaran.
Selanjutnya, personel Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Utara memberikan materi sekaligus memandu praktik penanganan kebakaran di lingkungan Lapas. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai prosedur menghadapi kebakaran serta langkah awal yang harus dilakukan ketika terjadi keadaan darurat.
Salah satu materi utama adalah praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Peserta diperagakan cara menggunakan APAR secara tepat dan aman, sehingga diharapkan mampu melakukan tindakan awal untuk mengendalikan api sebelum kondisi berkembang lebih besar.
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menekankan bahwa kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan Lapas. Melalui simulasi tersebut, petugas diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam menghadapi situasi darurat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan evaluasi dan pengarahan kepada seluruh petugas terkait prosedur penanganan keadaan darurat kebakaran. Seluruh rangkaian simulasi dan pelatihan berjalan aman, tertib dan lancar sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Simulasi ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Arga Makmur memperkuat kesiapsiagaan internal, sehingga apabila terjadi kebakaran, tindakan penanganan dapat dilakukan secara cepat, terukur dan terkoordinasi demi meminimalkan risiko terhadap petugas maupun warga binaan.