BENGKULU, Bengkulutoday.com – Dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali terjadi di Kota Bengkulu. Seorang perempuan muda berinisial KF (20), warga Kelurahan Padang Jati, Kecamatan Ratu Samban, melaporkan suaminya sendiri ke Polresta Bengkulu atas dugaan penganiayaan dalam rumah tangga.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di kediaman mereka di wilayah Padang Jati.
Kepada wartawan, korban yang masih terlihat syok mengaku mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh suaminya, DHG. Ia menyebut, insiden itu dipicu persoalan chat di handphone.
Berawal dari Pertanyaan Soal Chat
Menurut keterangan korban, cekcok bermula saat dirinya menanyakan kepada sang suami yang sedang memegang handphone.
“Saya cuma tanya, kamu chat dengan perempuan ya? Dia jawab tidak. Tapi setelah itu dia langsung emosi,” ujar korban saat ditemui di rumahnya, Rabu (4/3/2026).
Korban mengaku, pertanyaan tersebut justru memancing kemarahan terlapor. Tak lama kemudian, suaminya diduga langsung melakukan kekerasan fisik.
Ia menyebut, tubuhnya diterjang beberapa kali hingga pukulan mengenai bagian pinggang belakang.
“Dia langsung menerjang saya, beberapa kali kena di pinggang belakang. Saya kaget dan tidak menyangka,” tuturnya.
Tak hanya itu, korban juga mengaku sempat dicekik di bagian leher hingga mengalami kesulitan bernapas.
“Setelah menerjang, dia cekik leher saya. Saya sempat susah napas. Setelah itu dia pukul kepala saya, lalu pergi begitu saja,” tambahnya.
Alami Nyeri di Leher dan Pinggang
Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami nyeri di bagian pinggang belakang, leher, dan kepala. Hingga kini ia masih merasakan sakit terutama di bagian leher akibat cekikan.
“Pinggang belakang saya sakit, leher juga masih sakit. Kepala juga pusing,” katanya.
Merasa tidak terima atas perlakuan tersebut, korban akhirnya melaporkan dugaan KDRT itu ke Polresta Bengkulu agar diproses sesuai hukum yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
“Saya tidak terima diperlakukan seperti itu. Makanya saya lapor supaya diproses sesuai hukum,” tegasnya.
Sementara itu, laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian dan saat ini masih dalam tahap penanganan lebih lanjut.
Bengkulutoday.com masih berupaya mengonfirmasi pihak terlapor maupun kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut.