Bengkulutoday.com - Monitoring kesiapan sapras KBN tatap muka kesekolah bersama Wakil Wali Kota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi SE MM, bersama Kepala Dinas Pendidikan kota Bengkulu Dra Rosmayetti. MM dan satgas Covid-19. Titik pemantauan Protokol dari SMA 5, SD 5, SMP 4, MAN, dan SMP 7. Senin (15 Februari 2021).
“Kami memantau langsung sekolah sekolah yang betul betul sudah siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka agar bertujuan tidak terjadi penularan Covid-19 ke anak anak dan guru supaya kita dapat memutuskan tali rantai penyebaran Covid-19 saat ini, caranya yaitu setiap sekolah harus mematuhi prokes dari tempat pencucian tangan, memakai masker dan menggunakan handsanitizer.
Bagi sekolah yang tidak betul betul menyiapkan prokes maka perizinan tatap muka akan di cabut artinya tidak di izinkan sekolah tersebut untuk melakukan belajar tatap muka, ujar Dedy.
Bengkulu dari zona merah, ke orange lalu sekarang kuning dan saat ini kita berusaha menuju ke zona hijau. Kalo kita ikuti protokol insya allah kita akan menuju hijau.
Maka dari itu kita benar benar memantau sekolah sekolah di kota Bengkulu harus memenuhi syarat dan perlengkapan protokol kesehatan, dan pastikan betul keran air di setiap sekolah berpungsi dengan baik, karna sekolah ini berada di lingkungan kota Bengkulu maka kita tidak mau masyarakat ada yang terpapar virus corona oleh karna itu wajib patuhi prokes, Tegas Dedy.
Sebelum ada Rekomendasi dari pemerintahan kota, maka sekolah tidak akan memulai tatap muka dan pemerintahan akan menugaskan petugas untuk memantau persiapan protokol kesehatan dari memekai masker, tempat cuci tangan, Handsanitizer sampai jarak duduk kursi siswa satgas akan memberikan arahan tempat duduk yang benar di setiap sekolah yang berada di kota Bengkulu dan kita akan memastikan agar di setiap sekolah tidak terjadi penumpukan atau kerumunan di detiap pintu pintu masuk sekolah di kota Bengkulu. (Antonius)