Rejang Lebong, Bengkulutoday.com – Hari pertama pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di kawasan wisata alam Bukit Kaba, Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, terus dilakukan oleh tim gabungan. Untuk mendukung kelancaran operasi pencarian, pihak berwenang menutup sementara jalur pendakian Bukit Kaba.
Korban diketahui bernama Abim Briliant bin Ibnu Hajar (16), pelajar SMKN 2 Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong. Ia dilaporkan hilang setelah diduga terpisah dari rombongan saat melakukan pendakian bersama teman-temannya pada Sabtu (17/1/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama empat rekannya memulai pendakian pada Sabtu sore sekitar pukul 16.30 WIB. Pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan tersebut dilaporkan telah turun kembali ke pos pendakian. Namun, korban tidak terlihat bersama rombongan saat tiba di pos, sehingga dinyatakan hilang.
Mendapat laporan tersebut, Polsek Selupu Rejang berkoordinasi dengan Basarnas, pengelola wisata Bukit Kaba, TNI, serta unsur terkait lainnya membentuk tim gabungan untuk melakukan pencarian. Pada hari pertama, tim menyisir jalur utama pendakian serta area sekitar yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
Sebagai bagian dari upaya pengamanan dan untuk memaksimalkan proses pencarian, pihak pengelola bersama aparat keamanan memutuskan menutup sementara jalur pendakian Bukit Kaba. Penutupan ini dilakukan agar tidak ada aktivitas pendaki lain yang dapat mengganggu proses pencarian maupun membahayakan keselamatan pengunjung.
Pihak kepolisian menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan yang cukup terjal serta faktor cuaca. Selain itu, keterangan dari rekan-rekan korban telah dikumpulkan guna membantu menentukan arah dan titik fokus pencarian.
“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melakukan pendakian di Bukit Kaba dan segera melapor apabila memiliki informasi atau menemukan petunjuk terkait keberadaan korban,” ujar pihak kepolisian.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan dan tim gabungan menyatakan pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban berhasil ditemukan.