Bengkulutoday.com - Presiden Joko Widodo mengambil kebijakan terkait mewabahnya virus Corona (Covid-19) melalui wacana lock-down perjalanan ke luar negeri. Namun hal ini masih menjadi pertimbangan di berbagai wilayah di Indonesia dan kebijakan lock-down masih belum diimplementasikan.
Di Provinsi Bengkulu, perjalanan udara maupun laut secara progresif disiagakan melalui pemeriksaan thermal scanner di Bandara dan Pelabuhan. Namun untuk perjalanan darat, Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu hanya mengeluarkan imbauan untuk setiap kendaraan agar sediakan tempat cuci tangan dan masker demi mencegah perkembangan Corona Virus kepada masyarakat Provinsi Bengkulu.
"Belum ada himbauan khusus terkait dengan pemberhentian kendaraan umum antar provinsi untuk daerah Bengkulu karena Bengkulu masih termasuk kategori aman. Namun untuk masyarakat Bengkulu diberi arahan untuk tetap waspada," jelas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Jalan (LLAJ) Muslim Azhari, Senin (16/03/2020), di Bengkulu.
Ditambahkan lagi, untuk tempat umum seperti mall, pusat wisata, pusat perbelanjaan dan tempat keramaian lainnya akan diberi surat edaran untuk tidak terlalu banyak beraktivitas di tempat keramaian.
"Hari ini baru mengedarkan surat keputusan pada setiap kendaraan umum terkhusus jalur darat untuk menyediakan alat pencuci tangan, menggunakan masker ketika hendak bepergian sampai dirasa aman untuk berpergian keluar rumah," pungkasnya.
Sebenarnya Virus Corona, bukan virus yang besar kita dapat mencegahnya dengan berbagai tindakan seperti yang sudah di sebutkan dalam edaran pusat sebelumnya, namun kepanikan masyarakat terhadap itu semua perlu di waspadai maka langkah Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu untuk memberi himbauan setiap jalur darat menyediakan termotizer dan menjaga sistem kekebalan tubuh.
Pewarta : Bisri Mustofa