Siswa SDN 105 Rejang Lebong Raih 9 Medali Piala Kemenpora RI, Kepsek: Ini Generasi Emas!

Kepala Sekolah SDN 105 Rejang Lebong, Detrio Azwar, S.Pd., bersama dewan guru dan siswa berprestasi, Jumat (31/7/2026). (Dok. Istimewa)

Rejang Lebong, Bengkulutoday.com - Prestasi gemilang dan luar biasa berhasil ditorehkan oleh dunia pendidikan Kabupaten Rejang Lebong di kancah regional. Seorang siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri (SDN) 105 Rejang Lebong bernama Abyan Sandri Alinsky, sukses memborong total 9 medali sekaligus dalam ajang bergengsi Kejuaraan Renang Piala Kemenpora RI 2026 bertajuk "Lampung Fast Swim".

Dalam kejuaraan tersebut, Abyan tampil sangat mendominasi pada kategori fun dengan jarak lintasan 25 meter dan 50 meter. Tidak tanggung-tanggung, ia sukses mengamankan 7 medali emas dan 2 medali perak dari berbagai kategori gaya renang yang diperlombakan, di antaranya gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya bebas.

Kepala Sekolah SDN 105 Rejang Lebong, Detrio Azwar, S.Pd., saat diwawancarai secara khusus mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga atas capaian luar biasa yang dipersembahkan oleh anak didiknya tersebut pada Jumat (31/7/2026).

"Kami sangat bersyukur karena salah satu siswa kami menang dalam lomba renang Kemenpora di Lampung. Alhamdulillah, Abyan berhasil mendapatkan 9 medali, dengan rincian 7 medali emas dan 2 perak untuk kategori gaya dada, kupu-kupu, dan bebas," ujar Detrio bangga.

Detrio secara khusus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat di balik layar kesuksesan Abyan. Dirinya mengucapkan terima kasih mendalam kepada Bhayangkara Swimming Club Rejang Lebong yang telah membina, melatih, dan menggembleng fisik serta teknik Abyan hingga mampu mencapai podium juara tertinggi.

Selain pihak klub, dukungan mutlak dari orang tua siswa dinilai menjadi kunci utama kesuksesan ini. Detrio mengaku sangat salut melihat dedikasi kedua orang tua Abyan yang memberikan dukungan 100 persen, baik dalam bentuk penyediaan waktu khusus, pendampingan latihan, hingga pengorbanan mengantarkan langsung sang buah hati ke berbagai tempat kompetisi.

"Bahkan waktu ajang O2SN kemarin, orang tuanya bersikeras ikut mendampingi langsung. Dukungan penuh seperti inilah yang melahirkan mental juara. Abyan merupakan salah satu representasi generasi emas bagi masa depan daerah kita," tambah Detrio.

Di balik ketangkasannya di dalam air, Abyan ternyata dikenal sebagai sosok murid yang teladan di lingkungan sekolah. Detrio membeberkan bahwa siswa kelas V tersebut sangat rajin belajar dan memiliki rekam jejak akademik yang sangat baik dengan nilai rapor yang memuaskan.

Ia berpesan agar momentum kemenangan besar ini dijadikan batu lompatan untuk menggapai mimpi yang lebih tinggi.

"Pesan saya untuk Abyan, teruslah bermimpi tinggi dan kejar cita-citamu setinggi langit. Jadikan kemenangan ini sebagai langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih besar lagi. Yang terpenting, jangan pernah lupa diri, tetap rajin belajar, dan teruslah fokus berlatih renang agar prestasinya bisa menembus tingkat nasional bahkan internasional," harapnya.

Menatap masa depan, SDN 105 Rejang Lebong kini tengah bersiap menyusun strategi besar. Pihak sekolah menargetkan Abyan dapat menyabet gelar juara pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di tingkat Kabupaten hingga Provinsi pada tahun depan, mengingat pada tahun ini sekolah sudah mencoba berpartisipasi walau belum maksimal.

Detrio menjelaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada olahraga renang. Saat ini, SDN 105 Rejang Lebong tengah giat melakukan pemetaan dan pembinaan secara masif terhadap bibit-bibit unggul terpendam dari siswa lainnya, baik di bidang non-akademik maupun akademik.

"Selain bakat renang Abyan yang sudah sangat menonjol, saat ini kami juga sudah melihat adanya bibit potensial di bidang Olimpiade Matematika. Tahun depan, target kami adalah menerjunkan siswa-siswi terbaik untuk mengikuti seluruh rangkaian kompetisi tahunan resmi seperti FLS3N, O2SN, dan OSN, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi," terangnya.

Kendati demikian, untuk talenta-talenta baru di luar Abyan, pihak sekolah sengaja memilih untuk melakukan pembinaan secara mendalam terlebih dahulu sebelum menampilkannya ke publik secara luas.

"Untuk siswa lain saat ini sedang kami matangkan dulu kemampuannya. Jika sudah benar-benar siap, baru akan kami terjunkan secara resmi demi membawa nama baik sekolah dan Kabupaten Rejang Lebong," pungkas Detrio optimis.