Kunjungan Tak Dominan, Pengadaan Koleksi Museum Bengkulu Terkendala Perpres

Heru Kuncoro

Bengkulutoday.com - Memiliki 6.150 koleksi, Museum Bengkulu terkendala Peraturan Presiden RI Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa untuk menambah koleksinya.

Seperti yang dikatakan Kasi Koleksi, Konservasi dan Preparasi, Heru Sukoco, pembatasan tersebut justru mempengaruhi penambahan koleksi museum.

"Ada beberapa yang itu justru menghambat kita dalam menambah koleksi. Salah satunya administrasi dan pembatasan anggaran," katanya, Rabu (08/01/2020), di Kota Bengkulu.

Hal ini ditambah permainan harga yang sering ditemui Kelompok Kerja Koleksi Museum dalam meminang barang peninggalan dan budaya di Bengkulu.

"Ada banyak masyarakat yang ketika tahu nilainya, mereka menaikan harga jauh melampaui umumnya. Kesepakatan kita membeli barang kebutuhan koleksi berdasarkan harga yang sudah ditetapkan dari museum," kata Heru.

Dari 6.150 koleksi tersebut pihak museum membaginya menjadi 10 kategori, yakni koleksi Keramologika, Biota Laut, Naskah, Perhiasan, Baju Khas, Replika Tabut, Senjata, peninggalan Kerajaan Islam, Kerajaan Hindu Budha, dan Masa Prasejarah.

Dinilai dari data kunjungan dari tahun 2010 sampai 2018, ketertarikan masyarakat Bengkulu masih kurang dominan, yakni 9.863 di Tahun 2010, 5.928 Tahun 2011, 11.193 Tahun 2012, 10.990 Tahun 2013, 10.687 Tahun 2014, 10.768 Tahun 2015, 5.151 Tahun 2016, 10.918 Tahun 2017, dan 11.171 Tahun 2018.

"Selain kunjungan yang tidak stabil, minat pengunjung juga masih pada skala kecil. Kalangan SMP hingga SMA hanya datang saat libur atau pasca ujian sekolah. Kalangan mahasiswa pada saat penelitian saja," pungkas Heru. (Bisri)