Sekda Rejang Lebong Ajak Orang Tua Awasi Anak, Tegaskan Geng Motor Tak Cerminkan Budaya Bangsa

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar, S.E., M.M.,

REJANG LEBONG, Bengkulutoday.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar, S.E., M.M., mengajak seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari, guna mencegah mereka terlibat dalam aksi geng motor maupun berbagai bentuk kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

Menurut Iwan, peran keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Karena itu, orang tua diharapkan lebih aktif mengawasi pergaulan, aktivitas, serta penggunaan waktu anak di luar rumah.

"Kami mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari. Pastikan mereka berada dalam lingkungan yang baik, memiliki aktivitas positif, dan tidak terpengaruh oleh pergaulan yang mengarah pada tindakan kriminal maupun geng motor," ujarnya.

Iwan menegaskan bahwa aksi geng motor tidak hanya mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi sopan santun, persatuan, dan gotong royong.

"Aksi geng motor sama sekali tidak mencerminkan budaya bangsa kita. Generasi muda Rejang Lebong harus tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter, menjunjung tinggi etika, menghormati sesama, serta menjadi kebanggaan keluarga dan daerah," tegasnya.

Selain mengajak orang tua meningkatkan pengawasan, Sekda Rejang Lebong juga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap setiap bentuk kriminalitas, termasuk aksi geng motor yang meresahkan masyarakat.

"Kami mendukung aparat penegak hukum untuk menindak tegas setiap pelaku kriminalitas maupun geng motor sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum yang konsisten diperlukan agar memberikan efek jera sekaligus menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat," katanya.

Ia berharap upaya pencegahan melalui peran keluarga, sekolah, pemerintah, tokoh masyarakat, dan aparat penegak hukum dapat berjalan secara terpadu sehingga mampu melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.

"Dengan sinergi seluruh elemen masyarakat, saya optimistis Rejang Lebong akan tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, kondusif, serta terbebas dari aksi geng motor dan berbagai bentuk kriminalitas yang mengancam masa depan generasi muda," pungkasnya. (Adv)