LPMP Selenggarakan Diseminasi Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan

Kepala LPMP Bengkulu Sa'adah Ridwan, M.Pd saat memberikan kata sambutan
Kepala LPMP Bengkulu Sa'adah Ridwan, M.Pd saat memberikan kata sambutan

Bengkulu, Bengkulutoday.com - Lembaga Pejaminan Mutu Pendidikan (LPMP) menyelenggarakan diseminasi implementasi penjaminan mutu pendidikan internal dan rapor mutu pendidikan Provinsi Bengkulu Tahun 2017, Kamis (21/12/2107).

Acara ini dibuka langsung oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang diwakili oleh Asisten Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Rusdi Bakar. Turut hadir kepala Bappeda kabupaten/kota Provinsi Bengkulu, perwakilan komisi bidang pendidikan DPRD kabupaten/kota, FKIP Universitas Bengkulu, Badan Akreditasi Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten/kota dan Provinsi Bengkulu, Kepala Sekolah Model, para pengawas sekolah dalam hal ini sebagai fasilitator daerah SPMI, perwakilan guru dari sekolah model dan dari internal LPMP. 

Kepala LPMP Bengkulu Sa'adah Ridwan, M.Pd, menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun sebagai puncak dari implementasi program Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) di Bengkulu. 

Program PMP Tahun 2017, kata Sa'adah, dilakukan melalui berbagai tahapan kegiatan yang dimulai sejak bulan Maret, diantaranya kegiatan sosialisasi, rapat koordinasi, pengusulan calon Sekolah Model dari seluruh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten/kota dan Provinsi Bengkulu, verifikasi dan evaluasi calon Sekolah Model, penetapan Sekolah Model, Bimtek Penguatan Fasilitator Daerah, penandatanganan MoU pemberian bantuan pemerintah, pendampingan implementasi SPMI di Sekolah Model, pengelolaan data sistem PMP, penyusunan rapor mutu dan sebagai puncaknya adalah kegiatan yang sekarang ini dilaksanakan.  

Sa'adah menjelaskan, pada anggaran Tahun 2017, Sekolah Model di Provinsi Bengkulu yang mendapatkan bantuan pemerintah yang disalurkan melalui LPMP baru berjumlah 80 sekolah. Masing-masing sekolah mendapat Rp 10 juta. Sementara tingkat ketercapaian pengisian instrumen PMP 96 persen adalah 5 nasional, sedangkan pertanggal 5 Desember 2017 capaian rapor mutu baru sekitar 67 persen. 

Lebih lanjut Sa'adah menjelaskan, dalam program SPMP tugas LPMP adalah mengawal dan memastikan bahwa budaya mutu disetiap satuan pendidikan dalam rangka mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berjalan sebagaimana mestinya, terutama di Sekolah Model yang muaranya pada 8 Standar Nasional Pendidikan. 

Tambahnya, SPMI yang dilaksanakan oleh 80 Sekolah Model Implementasinya memilik program-program unggulan yang berbeda, diantaranya ada yang berbasis seni dan budaya, berbasis lingkungan hidup, berbasis pendidikan karakter dan berbasis literasi. 

Selanjutnya dalam perannya LPMP dibantu dan berkerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten/kota dan Provinsi Bengkulu melalui pengawas-pengawas sekolah sebagai mitra dalam menyukseskan program-program tersebut. (Adv/Jun)

NID Old
3774