BGN Rencanakan Buka SPPG di Arab Saudi, Anggaran Rp. 132 Juta Per-Hari

Kepala BGN Dadan Hindayana

Jakarta, Bengkulutoday.com – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mewacanakan perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri. Arab Saudi dan Malaysia diproyeksikan menjadi wilayah percontohan pertama pelaksanaan program tersebut.

Wacana ini menguat setelah Kepala BGN, Dadan Hindayana, melakukan kunjungan ke Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Arab Saudi, pada Minggu (31/5/2026). Jeddah dan Malaysia dipilih karena memiliki jumlah pelajar Indonesia serta anak-anak pekerja migran yang cukup besar.

BGN menilai program MBG di luar negeri dapat menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, meskipun berada di luar wilayah Tanah Air.

Namun, pelaksanaan program tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya terkait besarnya kebutuhan anggaran yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp132 juta per hari. Tingginya biaya dipengaruhi harga bahan pangan di Arab Saudi yang jauh lebih mahal dibandingkan di Indonesia.

Selain itu, skema pendanaan, mekanisme pengawasan, serta audit program masih perlu dirumuskan secara matang sebelum program dijalankan.

Saat ini, rencana pelaksanaan MBG di luar negeri masih menunggu pembahasan lintas kementerian dan lembaga serta persetujuan Presiden. Pemerintah juga akan mempertimbangkan aspek hukum, diplomatik, dan koordinasi antarinstansi agar program dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.