Alur Pulau Baai Membaik, 206 Pelayaran Bengkulu–Enggano dan 89 Kapal BBM Beroperasi Lancar

Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu

Bengkulu – Perbaikan kondisi alur Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, mulai memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus transportasi laut. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu mencatat sebanyak 206 pergerakan kapal telah melayani rute Bengkulu–Pulau Enggano dan sebaliknya selama periode Januari hingga Juni 2026.

Kelancaran pelayaran tersebut ditopang oleh kondisi alur pelabuhan yang kini memiliki kedalaman mencapai minus 6,5 meter Mean Low Water Spring (mLWS), sehingga aktivitas kapal dapat berlangsung lebih optimal.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan seluruh layanan pelayaran ke Pulau Enggano selama semester pertama tahun ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Sebanyak 206 pergerakan kapal yang melayani rute Bengkulu–Pulau Enggano dan sebaliknya dilakukan oleh dua armada, yakni KMP Pulo Tello dan KM Mohammad Husni Thamrin,” ujar Dimas dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan data Pelindo, KMP Pulo Tello mencatat 92 pergerakan kapal, sedangkan KM Mohammad Husni Thamrin melayani 114 pergerakan kapal selama periode Januari hingga Juni 2026.

Menurut Dimas, Pelindo berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kepelabuhanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung konektivitas wilayah terluar seperti Pulau Enggano.

“Pelindo bertanggung jawab memberikan layanan terbaik untuk masyarakat di bidang kepelabuhanan,” tegasnya.


Selain melayani angkutan penumpang dan logistik, Pelabuhan Pulau Baai juga menjadi jalur vital bagi distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke Bengkulu.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Pelindo mencatat sedikitnya 89 pergerakan kapal pengangkut BBM milik Pertamina yang keluar-masuk Pelabuhan Pulau Baai.

Dimas memastikan seluruh aktivitas kapal pengangkut BBM berjalan lancar tanpa kendala yang disebabkan oleh kondisi alur pelabuhan.

“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada layanan kapal yang terhambat atau mengalami gangguan, terutama dari sisi kedalaman alur,” katanya.

Pelindo menegaskan bahwa kondisi alur pelabuhan terus dipantau secara real time dan disertai perawatan berkala oleh tim teknis. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas kepelabuhanan, baik angkutan penumpang, logistik maupun distribusi energi, dapat berjalan aman dan tanpa hambatan.