Bengkulutoday.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meminta pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA, SMK, dan SLB Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung lebih transparan dan akuntabel. Salah satu poin yang ditekankan adalah keterbukaan hasil penilaian dan skor seleksi peserta agar dapat diakses masyarakat.
Hal itu disampaikan Helmi Hasan saat memberikan arahan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan SPMB Tingkat SMA/SMK Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang digelar secara hybrid di Ruang Pola Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (10/6).
Menurut Helmi, pelaksanaan penerimaan murid baru tahun ini harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menegaskan seluruh sekolah wajib menerapkan prinsip keterbukaan guna menghindari polemik dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Penerimaan peserta didik harus berjalan lebih baik dari tahun lalu. Kita belajar dari pengalaman tahun sebelumnya yang sempat menyedot perhatian nasional,” ujar Helmi Hasan.
Kegiatan evaluasi tersebut dihadiri unsur kepolisian, kejaksaan, serta seluruh kepala SMA dan SMK negeri se-Provinsi Bengkulu. Dalam kesempatan itu, Helmi meminta hasil penilaian dan skor peserta ditampilkan secara terbuka.
“Hari ini kita melakukan evaluasi secara langsung. Namun yang kami minta adalah skor hasil seleksi siswa ditampilkan secara terbuka. Jangan sampai ada informasi yang tidak tersampaikan sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, menjelaskan antrean layanan SPMB yang terjadi belakangan ini sebagian besar disebabkan banyak calon murid yang mengganti kata sandi akun, namun tidak mencatat password baru yang digunakan.
Menurutnya, untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdikbud Bengkulu telah menyiapkan layanan reset akun secara daring melalui akun Gmail. Selain itu, pihaknya juga berencana memberikan akses terbatas kepada admin sekolah agar dapat membantu proses pemulihan akun calon murid.
“Ke depan, kami akan menyiapkan akses terbatas bagi admin sekolah untuk membantu proses reset kata sandi sehingga pelayanan kepada calon murid dapat lebih cepat dan efektif,” ujar Zulhendri.