Seluma, Bengkulutoday.com — Pemerintah Desa Sumber Arum, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk periode November 2025 kepada 27 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran BLT yang digelar di Balai Desa Sumber Arum ini turut dihadiri oleh Plt Camat Sukaraja, anggota Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, BPD, serta perangkat desa setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumber Arum Purwanto mengingatkan para penerima agar menggunakan bantuan tersebut sesuai kebutuhan, terutama untuk kepentingan keluarga dan kebutuhan pokok.
“Gunakanlah bantuan ini sebaik mungkin. Kalau ada yang sakit, belikan obat. Kalau kebutuhan rumah tangga mendesak, silakan digunakan. Tapi jangan untuk beli paket atau bayar hutang harian,” tegas Purwanto, Jumat, 7 November 2025.
Ia juga menekankan bahwa tujuan utama pemerintah dalam menyalurkan BLT adalah untuk mengentaskan kemiskinan di tingkat desa. Karena itu, pemerintah desa akan menindak tegas apabila bantuan digunakan tidak sesuai peruntukannya.
“Kalau nanti pemerintah tahu uang bantuan malah digunakan untuk bayar angsuran, bantuan itu bisa kami cabut. Tujuan program ini bukan untuk itu,” tambahnya.
Purwanto turut menyampaikan bahwa BLT Desa tahun ini sudah memasuki penyaluran ke-11, dan tinggal tersisa satu bulan lagi di tahun 2025. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut di tahun 2026, meskipun hal tersebut bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.
"Kalau nanti tahun depan ada yang tidak dapat lagi, mohon bersabar. Pemerintah tetap berusaha semaksimal mungkin agar semua warga bisa terentaskan dari kemiskinan,” ujarnya.
Selain BLT reguler, Purwanto juga menyebutkan adanya program BLT Sementara (BLTS) dari kementerian dengan nilai bantuan mencapai Rp900 ribu per KPM.
Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua warga akan menerima bantuan tersebut karena data penerima ditentukan langsung oleh pemerintah pusat.
“BLTS ini langsung dari pusat, datanya pun dari sana. Kalau ada yang tidak dapat, mohon diterima dengan lapang dada. Kami di desa hanya menyampaikan data,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Purwanto mengajak masyarakat Desa Sumber Arum untuk memenuhi kewajiban mereka sebagai warga, baik dalam hal gotong royong, urusan sosial, maupun tanggung jawab terhadap lingkungan desa.
"Pemerintah sudah banyak membantu. Maka kewajiban kita juga harus dipenuhi. Kalau kita memberi, kita juga akan diberi rezeki,” ia mengimbau. (Franky)