Bengkulutoday.com, Serang – Seorang sopir truk asal Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, ditemukan meninggal dunia (MD) di Rest Area KM 68, Kota Serang, Banten, pada Minggu, 1 Februari 2026, sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban pertama kali ditemukan oleh petugas sekuriti yang sedang melaksanakan patroli rutin di kawasan rest area tersebut. Mengetahui adanya seorang pria yang tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, petugas keamanan segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Banten, Maruli Ahiles Hutapea, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dugaan sementara, motif kejadian ini berkaitan dengan permasalahan keuangan yang dialami korban,” ujar Maruli.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban guna memastikan penyebab pasti meninggal dunia.
Polda Banten mengimbau masyarakat, khususnya para pengemudi jarak jauh, untuk menjaga kondisi kesehatan fisik dan mental, serta segera mencari bantuan apabila mengalami tekanan atau permasalahan serius selama perjalanan.