Pemkab Kepahiang Siapkan Lelang 38 Kendaraan Dinas, Didominasi Motor Operasional

Pemkab Kepahiang Siapkan Lelang 38 Kendaraan Dinas, Didominasi Motor Operasional

Kepahiang, Bengkulutoday.com – Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) kembali bersiap melelang puluhan kendaraan dinas pada tahun 2026. Total terdapat 38 unit kendaraan dinas yang masuk dalam daftar rencana lelang tahun ini.

Dari jumlah tersebut, 28 unit merupakan kendaraan roda dua atau motor dinas, sementara 10 unit lainnya adalah kendaraan roda empat atau mobil dinas.

Kepala BKD Kepahiang, Jono Antoni, S.Sos.,M.M melalui Kabid Aset Herwin Noviansyah, S.E membenarkan adanya rencana pelelangan puluhan kendaraan tersebut.

“Iya benar, untuk totalnya ada 38 unit. Terdiri dari 28 kendaraan roda dua dan 10 kendaraan roda empat,” ujar Herwin.

Ia menjelaskan, sebagian kendaraan yang akan dilelang pada tahun ini merupakan unit yang sebelumnya telah dilelang pada tahun 2024 namun tidak berhasil terjual. Selain itu, kendaraan yang masuk daftar lelang juga berasal dari usulan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tahun 2025 lalu.

Menurutnya, proses pelelangan kendaraan dinas tersebut tetap mengacu pada mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Umumnya, kendaraan dinas dapat dilelang jika sudah tidak lagi efektif digunakan, dengan ketentuan usia kendaraan operasional minimal 10 tahun atau tidak lagi layak pakai.

“Untuk tahapan berikutnya kita tinggal menunggu penilaian dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Nantinya hasil penjualan kendaraan tersebut akan masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Sementara itu, jika menilik pelaksanaan lelang kendaraan dinas pada tahun sebelumnya, tidak seluruh unit berhasil terjual. Pada Tahun Anggaran 2024 lalu, Pemkab Kepahiang melelang 32 unit kendaraan dinas, namun hanya 13 unit yang laku terjual.

Sedangkan 19 unit kendaraan lainnya tidak diminati peserta lelang sehingga dinyatakan gagal terjual.

“Tahun lalu ada 32 unit randis yang dilelang, baik roda dua maupun roda empat. Yang berhasil terjual hanya 13 unit, termasuk kendaraan scrap,” terang Herwin.

Adapun kendaraan yang tidak laku dilelang tersebut kemudian dikembalikan kepada masing-masing OPD selaku pemegang aset untuk dilakukan penataan kembali.

BKD Kepahiang sendiri pada tahun 2025 lalu juga telah melakukan inventarisasi aset kendaraan dinas sebagai bagian dari persiapan penataan dan rencana pelelangan kembali pada tahun berikutnya. (Adv)