Bengkulutoday.com - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Bengkulu mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga dan menciptakan situasi aman, tenteram dan kondusif. IMM juga mengajak masyarakat untuk tidak terpancing dengan isu SARA, berita bohong atau hoaks dan segala bentuk penyebab perpecahan sesama anak bangsa. Selain itu, IMM juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Hal itu disampaikan dalam rilis yang dibacakan oleh Ketua Bidang Hikmah IMM Bengkulu Kevin Aldo, saat menggelar aksi simpatik pembagian 1000 stiker di Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu, Sabtu (24/11/2018).
Aksi simpatik tersebut dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke 106 tahun, yakni pada 18 November 2018 lalu.
"Aksi simpatik ini untuk turut bergembira dengan milad Muhammadiyah ke 106 tahun, dimana tema besar milad Muhammadiyah yakni 'Ta'wun Untuk Negeri. Tema tersebut memiliki makna mendalam, yakni untuk saling tolong menolong dan bahu membahu membangun bangsa," kata Jaka, Ketua PC IMM Kota Bengkulu.
Lanjut Jaka, sebagai bagian dari Angkatan Muda Muhammadiyah, IMM turut bergembira dengan capaian usia 106 tahun Muhammadiyah. Selama usia itu menurutnya peran dan kiprah Muhammadiyah bagi bangsa tidak perlu diragukan lagi.
"Muhammadiyah ini lahir sebelum Indonesia merdeka, Muhammadiyah juga berperan besar ikut memerdekakan bangsa ini," tutur Jaka.
Dalam aksi itu tak hanya diikuti oleh puluhan kader IMM, namun hadir juga Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) yang lain, yakni Pemuda Muhammadiyah, Nasiyatul Aisiyah, IPM, Hizbul Wathon dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Mereka membagikan 1000 stiker bertuliskan Milad Muhammadiyah. [Bram]