Menikmati Kota Curup dari Ketinggian Bukit Jipang

Bukit Jepang

Rejang Lebong, Bengkulutoday.com - Bukit Jipang merupakan objek wisata Bengkulu yang menawarkan pemandangan khas pegunungan dan lokasi camping yang asyik. Jika anda berkunjung ke kota Curup belum lengkap rasanya jika belum mengunjungi wisata alamnya. Salah satu wisata alam yang ditawarkan adalah Bukit Jipang. Bukit Jipang terletak di Jalan Bukit Desa, Air Meles Atas, Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Waktu tempuh dari pusat kota Bengkulu ke Bukit Jipang memakan waktu 3 jam.

Meskipun memakan waktu lama, keindahan yang di suguhkan Bukit Jipang sudah tidak diragukan. Bukit Jipang juga memiliki spot foto yang instagramable.  Selain itu, tiket masuk ke Bukit Jipang juga cukup murah. Pengunjung cukup merogok kocek Rp 10 ribu dan dapat menikmati keindahan alam serta dapat berfoto ria di Bukit Jipang. Bukit Jipang juga menawarkan perkemahan untuk para pengunjung yang ingin berkemah di sana sambil menikmati keindahan alam pada malam. Harga yang ditawarkan untuk berkemah di Bukit Jipang termasuk ramah untuk kantong karena pengunjung cukup membayar Rp 35 ribu untuk semalam berkemah di Bukit Jipang.

Bukan hanya berasal dari Rejang Lebong, pengunjung juga banyak berasal dari luar daerah seperti, Lubuk Linggau, Pagar Alam dan daerah Sumatera Selatan lainnya, sudah tidak diragukan lagi kalau objek wisata ini sudah di kenal oleh wisatawan, baik wisatawan lokal maupun nasional. 

Hery seorang wisatawan asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, setelah di wawancara merasa cukup puas atas keindahan alam dan fasilitas yang di sajikan oleh bukit Bintang Jipang.

"Disini saya bisa melihat dengan jelas kota Lubuk linggau dari ketinggian, tempat yang cocok untuk rekreasi keluarga dan fasilitas yang di sediakan juga sudah lengkap, seperti kamera cctv, mushola, villa, toilet dan banyak spot poto yang di sediakan, dengan tiket yang cukup murah saya rasa ini sudah sangat memuaskan,"ungkapnya.

Selain menjadi destinasi wisata, Bukit Jipang berada di tengah ladang perkebunan sayur warga setempat. (Defran)