Seluma, Bengkulutoday.com - Material pembangunan jembatan gantung penghubung Desa Sinar Pagi dengan Desa Lubuk Resam Kecamatan Seluma Utara Kabupaten Seluma diduga dijual oknum pemborong. "Tiga minggu yang lalu dua sak semen jembatan itu dijual Rp 100 ribu oleh pemborongnya," kata AN warga Kelurahan Puguk, Senin (03/07/2017).
Dari papan nama proyek, jembatan sepanjang 56 meter dengan lebar 1,5 meter yang dikerjakan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Sinar Pagi bersumber dari Dana Desa (DD) anggaran tahun 2017 sebesar Rp 418.815.150. Dengan rincihan jumlah dana fisik sebesar Rp 381.615.150. Operasional TPK dan PK sebesar Rp 17.100.000. Honor PPHP sebesar Rp 10.450.000. Administrasi sebesar Rp 2.000.000 dan biaya perencanaan sebesar Rp 7.650.000.
Untuk diketahui, jembatan gantung di atas Sungai Seluma tersebut hanyut akibat banjir bandang yang terjadi pada bulan Maret tahun 2016 lalu. Akibatnya, sebanyak 381 kepala keluarga di Desa tersebut tidak dapat mengangkut hasil pertaniannya.
(Ar)