KONI Bengkulu Dukung Pembangunan Fasilitas Renang Standar Nasional untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

KONI Bengkulu Dukung Pembangunan Fasilitas Renang Standar Nasional

Bengkulu, Bengkulutoday.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu menyatakan komitmennya mendukung pembangunan fasilitas olahraga renang berstandar nasional sebagai upaya meningkatkan pembinaan atlet sekaligus mempersiapkan Bengkulu menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan tingkat nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, saat membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang Antar Perkumpulan Tahun 2026 di Kolam Renang Gelora Merah Putih Bengkulu, Sabtu.

Menurut Teuku, peningkatan sarana dan prasarana olahraga menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk menunjang pembinaan atlet renang di Provinsi Bengkulu. Pembangunan fasilitas tersebut akan mencakup kolam pendinginan, tribun penonton, hingga pengembangan kolam renang yang memenuhi standar nasional.

"Kita akan bangunkan beberapa sarana dan prasarana olahraga termasuk kolam pendinginan dan tribun," ujar Teuku.

Ia menambahkan, ke depan Bengkulu juga menargetkan pembangunan kolam renang bertaraf internasional agar mampu menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kejuaraan olahraga tingkat nasional maupun internasional.

"Provinsi harus punya fasilitas standar nasional bahkan internasional," tegasnya.

Kejurprov Renang Antar Perkumpulan Tahun 2026 diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Akuatik Indonesia Bengkulu bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan KONI Provinsi Bengkulu. Kejuaraan tersebut diikuti lebih dari 600 atlet dari 28 perkumpulan renang se-Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan bahwa Kejurprov Renang 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mempererat persaudaraan antardaerah.

"Kejuaraan ini bukan hanya sekadar kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda, mempererat persaudaraan antar daerah serta menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, dan kerja keras," kata Herwan.

Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa Bengkulu memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet renang berprestasi. Pemerintah Provinsi Bengkulu pun berkomitmen mendukung pengembangan olahraga akuatik, termasuk peningkatan fasilitas Kolam Renang Gelora Merah Putih.

Herwan juga mengusulkan agar pengelolaan kolam renang dilakukan secara bersama antara pemerintah daerah dan Pengprov Akuatik Indonesia Bengkulu sehingga perawatan fasilitas dapat berjalan lebih optimal.

"Saya setuju kalau pengelolaannya nanti dilakukan bersama pengurus Akuatik supaya lebih terawat," ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi, menilai Kejurprov Renang 2026 menjadi momentum penting untuk mengevaluasi hasil pembinaan atlet renang di Bengkulu sekaligus mencari bibit atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pemangku kepentingan terhadap pengembangan olahraga renang, termasuk penggunaan timing system dalam setiap kejuaraan guna menjamin akurasi waktu, profesionalisme, dan sportivitas dalam pertandingan.

Melalui dukungan pembangunan fasilitas olahraga yang representatif dan pembinaan atlet yang berkelanjutan, Bengkulu diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet renang berprestasi sekaligus menjadi salah satu daerah penyelenggara kejuaraan renang berskala nasional di masa mendatang.