Seluma, Bengkulutoday.com – Kondisi jembatan penghubung di Desa Sinar Pagi, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, kembali menjadi perhatian. Rabu (17/6/2026), Kepala Desa Sinar Pagi, Riki Ricardo, bersama Kasdim, Babinsa, dan rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan yang rusak dan dinilai membahayakan keselamatan warga.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat secara langsung kerusakan pada lantai jembatan yang terbuat dari papan kayu. Sejumlah papan terlihat lapuk, patah, bahkan berlubang di beberapa titik sehingga menyulitkan kendaraan maupun masyarakat yang melintas.
Menurut Riki Ricardo, pengecekan lapangan dilakukan agar kondisi jembatan yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat diketahui secara langsung oleh pihak terkait dan menjadi bahan pertimbangan untuk tindak lanjut perbaikan.
"Pada siang hari ini, kami bersama Pak Kasdim, rombongan, dan Pak Babinsa melakukan pengecekan terhadap jembatan di desa kami yang kondisinya sangat memprihatinkan. Kami berharap kondisi ini dapat diusulkan ke satuan yang lebih tinggi agar segera mendapat perhatian," kata Riki Ricardo.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat Desa Sinar Pagi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, keberadaannya sangat vital dan membutuhkan penanganan segera sebelum menimbulkan korban atau menghambat mobilitas warga.
Riki berharap hasil peninjauan tersebut dapat membuka jalan bagi upaya perbaikan jembatan dalam waktu dekat. Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan infrastruktur yang aman dan layak digunakan.
"Harapan kami, usulan tersebut dapat terwujud karena masyarakat akan sangat terbantu. Semoga harapan kami dapat terkabul," ujarnya.
Pemerintah Desa Sinar Pagi berharap adanya perhatian dari pihak terkait agar kondisi jembatan yang kian memprihatinkan itu dapat segera ditangani, sehingga akses transportasi masyarakat tetap terjaga dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin. (Franky Adinegoro)