Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com - Pjs Rektor IAIN Bengkulu, Prof. Sirajuddin menilai DPRD Provinsi Bengkulu mengkerdilkan pendidikan putra-putri Bengkulu. Hal tersebut disebabkan DPRD Provinsi Bengkulu hingga saat ini tak kunjung menyelesaikan persoalan aset STQ yang sudah diserahkan Pemprov Bengkulu ke IAIN Bengkulu.
“Ini menjadi pertanyaan bagi kita, kenapa DPRD Provinsi masih saja menahan-nahan alih fungsi gedung STQ, bahkan IAIN sudah meluluskan alumni angkatan kedelapan sejak berubah status dari STAIN menjadi IAIN,” jelas Sirajuddin disela wisuda angkatan ke-8, Kamis (30/03/2017) kemarin.
Sirajuddin menjelaskan jika bangunan STQ diserahkan, Bengkulu secepat mungkin bisa mempunyai satu-satunya UIN di Bengkulu.
“Sebenarnya mereka itu tidak ada alasan lagi untuk menahan aset tersebut. Ini juga untuk generasi penerus, untuk mencerdaskan anak-anak Bengkulu juga. Sepertinya wakil rakyat lebih suka tempat ini menjadi tempat maksiat dan terbengkalai begitu saja dari pada dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar. Bayangkan saja sudah berapa banyak nyawa melayang di sini,” demikian dikutip dari harianrakyatbengkulu.com.
(Ar)