Bengkulutoday.com – Pemerintah Kota Bengkulu resmi memulai pembangunan jembatan penghubung RT 10 dan RT 12 Perumnas Betungan melalui kegiatan ground breaking Pembangunan ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang telah lama mengeluhkan putusnya akses penghubung sejak tahun 2023.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Kota Bengkulu, Kapolresta Bengkulu Rahmat Hidayat, S.S., M.H., pemerintah Kelurahan Betungan, Ketua RT 10 dan RT 12, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mengembalikan kelancaran akses masyarakat menuju permukiman maupun lahan perkebunan.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta Bengkulu Rahmat Hidayat, S.S., M.H., mengatakan pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. "Di sini kita melakukan kunjungan resmi, padahal hakikatnya kita datang membantu masyarakat. Negara mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat. Setelah mendapatkan informasi terkait jalan dan jembatan yang terputus di RT 10 dan RT 12, dilakukan koordinasi dengan Ketua RT, Pak Lurah, instansi terkait hingga BPN dan Pemerintah Kota. Alhamdulillah, hari ini apa yang diharapkan masyarakat dapat diwujudkan. Ini artinya hasil kerja keras kita semua," ujarnya Kamis (16/072026).
Sementara itu perwakilan warga RT 10 dan RT 12, H.Dr. Handes Yahin menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan,"Menurutnya, sejak jembatan putus pada 2023, warga harus menempuh jalur yang lebih jauh, bahkan ada yang terpaksa bermalam di kebun karena sulitnya akses menuju permukiman,"ungkapnya.
Masyarakat berharap pembangunan jembatan tersebut dapat segera selesai sehingga aktivitas warga kembali normal, akses transportasi menjadi lebih mudah, dan perekonomian masyarakat semakin meningkat. Pembangunan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan warga.
Radia Dewi Kartika