Kaur, Bengkulutoday.com - Sebuah kapal yang melintas di perairan Padang Guci mengalami trouble mesin dan terpaksa berhenti alias terdampar, sebab untuk melempar jangkar tidak dimungkinan karena perairan yang dangkal. "Kapal MV EIYU bertolak dari Pulau Baai pada hari Sabtu 27 Mei 2017 Pukul 07.40 WIB, tujuan Sunda Kelapa, muatan Nihil," kata komandan Pos AL Linau Lettu (P) Adi Agus Purwanto, Minggu (28/5/2017).
Lanjutnya, upaya komunikasi permintaan bantuan darurat pun dilakukan diantaranya, menginformasikan dengan radio pantai, pelabuhan Pulau Baai, KSOP Bengkulu. Keagenan kapal "BCM" Bengkulu kepada Indarto.
"Sesuai keterangan Indarto untuk owner kapal sudah di laporkan dan menunggu perintah lebih lanjut dari owner untuk solusi pertolongan, dan posisi kapal menyusuri laut Bintuhan," ungkap Adi menceritakan. Saat ini, kata Adi, kapal sudah lego jangkar 200 meter dari dermaga Linau Pukul 16:32 WIB dengan kondisi mesin masih mati, dan awak kapal belum boleh turun dari kapal.
"Mereka meminta izin lego jangkar dan meminta izin untuk turun dari kapal karena stok makanan habis. Namun, baru pagi besok kami izinkan turun dan dijemput memakai perahu karet," terangnya.
(Hz)