Mengenal Spread, Sumber Penghasilan Broker Forex

trading forex

Bengkulutoday.com - Broker forex merupakan perantara yang menyediakan akses trading forex kepada trader yang memiliki modal terbatas. Sistem leverage atau pinjaman yang diberikan oleh broker forex dapat membantu trader forex melakukan trading di atas modal yang dimilikinya.

Untuk dapat menggunakan jasa dari broker forex, Anda diharuskan untuk mendaftar di broker tersebut terlebih dahulu. Kemudian Anda perlu mendownload platform trading, seperti metatrader 5, yang disediakan oleh broker. Cara download metatrader 5 di laptop sendiri sudah banyak dibahas di internet.

Dalam menjalankan bisnisnya, broker forex tentunya perlu memiliki modal dan pemasukan. Pernah berpikiran broker forex mendapatkan pemasukan dari mana? Kalau pernah, berarti Anda berada pada tempat yang tepat.

Salah satu cara broker forex mendapatkan keuntungan adalah lewat sistem spread yang diterapkan oleh broker kepada para trader-nya.

Nah, apa itu spread dalam trading forex? Simak pembahasannya berikut ini.

Apa itu spread dalam trading forex?

Apa itu spread? Spread adalah selisih antara harga beli (ask) dan harga jual (bid) suatu pair forex. Broker forex menyediakan dua harga dari satu pasangan mata uang, yakni harga beli (ask) dan harga jual (bid).

Sebelum membahas lebih jauh, Anda sebaiknya memahami hal berikut ini terlebih dahulu. Forex diperdagangkan secara berpasangan (pair), contohnya adalah pasangan mata uang dolar AS dengan franc Swiss (USD/CHF). Mata uang pertama (USD) dalam pair USD/CHF disebut sebagai mata uang dasar atau base currency.

Saat akan melakukan trading forex, Anda akan bertemu dengan dua harga, yakni harga ask dan bid. Misalnya, pada pair USD/CHF nilainya adalah 0.88633/0.88571, artinya 1 dolar AS dapat dibeli dari broker dengan harga 0.88633 franc Swiss dan dapat dijual kepada broker dengan harga 0.88571 franc Swiss.

Spread dari pair yang ada pada contoh di atas adalah harga beli dikurangi harga jual, 0.88633-0.88571 = 0.00062 (6.2 pip).

Bagaimana broker forex menghasilkan keuntungan?

Berdasarkan contoh di atas, 0.00062 franc Swiss atau 6.2 pip itulah yang menjadi keuntungan broker forex. Terlihat kecil memang, namun bagaimana kalau jumlah transaksinya tidak hanya satu dolar AS, tapi ratusan ribu dolar AS?. Ditambah yang melakukan transaksi tidak hanya satu dua orang, tapi jutaan orang di seluruh dunia.

Harga beli (ask) dari suatu forex biasanya lebih tinggi daripada harga jual (bid) karena memang dari sanalah broker mendapatkan keuntungan. Broker menjual forex dengan harga tinggi kepada trader dan membeli forex dari trader dengan harga lebih rendah.

Lewat spread tersebut, Broker forex membebankan biaya jasanya secara tidak langsung kepada para trader. Terlihat cukup adil, broker menyediakan akses dan berbagai fitur trading kepada para trader. Sebagai imbalannya, mereka menarik komisi dari setiap transaksi yang dilakukan oleh trader.

Selain itu, suatu broker forex biasanya juga menyediakan berbagai macam jenis trading yang lain. Mulai dari emas, kripto, saham us30, dan banyak lagi. Dengan begitu, broker forex bisa menghasilkan lebih banyak keuntungan lagi yang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan bisnisnya.

Apa macam-macam spread?

Spread yang akan Anda temukan bergantung pada kebijakan masing-masing broker forex. Berikut merupakan dua macam spread:

  1. Fixed spread

Fixed spread adalah spread yang ditetapkan dengan besaran yang sama tanpa memedulikan berbagai perubahan yang terjadi di pasar forex. Jadi apa pun situasi yang ada di pasar, besaran spread yang dibebankan suatu broker tidak akan berubah.

Namun, terkadang dalam situasi tertentu, broker forex mengubah besaran spread. Perubahan ini terjadi ketika tingkat volatilitas pasar sangat tinggi sehingga mau tidak mau broker forex harus menaikkan spread. Dalam perubahan fixed spread, biasanya suatu broker forex akan menginformasikannya terlebih dahulu kepada para trader-nya.

Fixed spread memiliki berbagai manfaat bagi trader, mulai dari biaya yang lebih murah dan perhitungan biaya jadi lebih mudah.

Penentuan besaran spread yang tetap juga terkadang membuat biaya spread lebih tinggi daripada variable spread. Hal ini dapat terjadi ketika pasar sedang tenang, dimana tingkat volatilitas pasar sedang rendah. Pasar yang tenang akan membuat variable spread lebih murah daripada fixed spread.

  1. Variable spread atau floating spread

Variable spread atau bisa disebut juga dengan floating spread adalah spread yang besarannya dapat berubah-ubah mengikuti perubahan pasar. Ketika tingkat volatilitas pasar sedang tinggi, maka spread akan melebar atau naik. Sebaliknya, ketika tingkat volatilitas pasar sedang rendah, maka spread akan menyempit atau turun.

Variable spread memiliki beberapa manfaat bagi seorang trader, mulai dari potensi keuntungan bisa lebih tinggi dan penetapan spread lebih transparan daripada fixed spread.

Namun, variable spread memiliki risiko kerugian yang bisa bertambah besar seiring dengan meningkatnya volatilitas pasar.

Oleh karena itu, ketika broker forex menetapkan sistem variable spread, seorang trader forex harus berhati-hati dan berusaha memanfaatkannya dengan baik agar dapat memperoleh keuntungan yang lebih tinggi dan terhindar dari risiko yang lebih besar.

Penutup

Jadi, broker forex mendapatkan keuntungan melalui sistem spread yang dibebankan pada setiap transaksi yang dilakukan oleh trader. Bagi seorang trader pemula, mungkin akan lebih baik untuk memilih broker yang menggunakan sistem fixed spread karena memiliki biaya yang lebih murah dan lebih mudah dihitung.

Penulis: Firman Fadilah