Trik Agar Anak Tak Terlalu Kecewa Saat Kalah Lomba 17 Agustus

Merayakan Ulang Tahun RI 17 Agustus
Merayakan Ulang Tahun RI 17 Agustus


Bengkulutoday.com - Untuk merayakan ulang tahun RI yang jatuh tiap tanggal 17 Agustus biasanya diadakan lomba 17 Agustus nih. Hanya kadang, masalahnya ketika anak kalah ikut lomba 17 Agustus, mereka pun kecewa.

Menurut psikolog anak dan remaja dari Tiga Generasi, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, ada baiknya di awal sebelum anak mengikuti semua lomba orang tua kasih penjelasan ke anak mengenai lomba 17 Agustus itu apa aja. Jangan lupa jelaskan juga dalam lomba anak bisa mengalami apa aja termasuk menang dan kalah.

"Katakan pada anak, menang kalah itu biasa. Menang biasa aja, kalah juga biasa aja ya namanya permainan. Yang penting adalah kamu bersenang-senang, kalau kamu senang itu nilai plusnya tapi kalau kamunya sedih ya kamu juga nggak dapat apa-apa," papar Vera saat ngobrol dengan HaiBunda.


Vera menambahkan, orang tua juga jangan memaksa atau menekankan ke anak dia harus menang. Misalnya kita bilang ke anak 'Kamu harus menang ya, Nak, besok. Pokoknya harus'. Kalimat-kalimat seperti itu Vera sarankan untuk dihindari. Kalau anak keburu nge-drop saat perlombaan akibat melihat anak lain lebih unggul, nggak apa-apa, Bun, cukup tenangkan dia aja. Kat Vera biasanya itu hanya karena anak nggak siap aja saat lomba 17 Agustus. Kalaupun anak mau nangis boleh aja asal sebentar.

Tapi, nggak sedikit lho orang tua yang mengiming-imingi hadiah lain saat anak ngambek atau ngamuk karena drop lihat anak lain lebih unggul saat lomba 17 Agustus. Hmm kira-kira boleh nggak ya kayak gitu?

Vera menyarankan, cukup ditenangkan saja, Bun, si kecil. Tak perlu sampai harus kita belikan dia hadiah karena dengan begitu anak jadi nggak belajar. Dia merasa nggak melakukan apa-apa dan tidak memenangkan apa-apa tapi mendapat hadiah. Idealnya ketika anak ngambek sampai nggak mau ikut lomba 17 Agustus cukup tenangkan dia.

"Kita bisa bilang, kamu nggak suka ikut lomba 17 Agustus? Ya udah sini kita nonton aja. Biasanya orang tua yang tahu-tahu menyodorkan hadiah itu karena terlalu panik, anaknya cranky dan ngambek saat di perlombaan jadinya langsung bilang mau beliin hadiah sendiri deh, padahal nggak perlu seperti itu," tutur Vera.

Bunda, coba deh pandang setiap momen termasuk saat anak ngamuk, marah atau ngambek dan kalah dalam lomba 17 Agustus. Justru, kekalahan adalah momen belajar buat anak karena momen emosional seperti ini bisa bantu anak belajar lebih banyak. Kalau anak kalah lomba 17 Agustus nggak masalah, yang penting mereka bersenang-senang. Tapi kalau Bunda mau kasih hadiah hiburan sah-sah aja.

"Misal, karena anak sudah berusaha keras tapi tetap kalah dalam lomba 17 Agustus ya udah ajak aja si kecil beli es krim atau makanan lain. Yang ringan-ringan aja, sekadar menghibur atau hadiah hiburan.

(Sumber:Detik.com)

NID Old
5568
www.domainesia.com