Skip to main content
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Dan Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono Saksikan Penandatangan
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Dan Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono Saksikan Penandatangan

Tol Bengkulu-Sumsel 2022 Tembus Bukit Barisan

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Bengkulutoday.com - Perbaikan Infrastruktur terus di genjot Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan penandatanganan perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Ruas jalan Lubuk Linggau-Curup-Kota Bengkulu, Jumat (15/3/2019) di Balai Raya Semarak Kota Bengkulu. 

Infrastruktur jalan merupakan akses utama dalam penyaluran logistik dan distribusi. Jalan Tol Lubuk Linggau-Curup-Kota Bengkulu nantinya memiliki peran yang sangat luar biasa bagi Provinsi Bengkulu. Dengan pembangauan jalan tol tersebut akan membuka isolasi dengan percepatan distribusi. 

"Provinsi Bengkulu yang berbatasan dengan 4 Provinsi Besar di Sumatera  merupakan posisi yang sangat strategis. Bila Provinsi Bengkulu terkoneksi dengan 4 Provinsi tersebut maka akan menciptakan kawasan ekonomi di Sumatera Barat. Denga terbukanya isolasi maka perekonomian Provinsi Bengkulu diprediksi akan naiksatu digit. Penyerapan tenaga kerja akan luar biasa. Semua itu sudah kamia analasisi bersama Bank BI, BPS Provinsi dan Instansi terkait", kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. 

Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) jalan tersebut ditandatangani. Penandatanganan PPJT dilakukan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit dan Direktur Utama PT Hutama Karya, Bintang Perbowo di Bengkulu.

"Tol ini akan kita buat terowongan yang menembus Bukit Barisan, dan juga ada dua bentang jembatan panjang", kata Kepala Pengembangan Jalan Tol PT Hutama Karya (HK) Agung Fajarwanto.

Sementara itu Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Republik Indonesia Basuki Hadimuljono mengatakan Bengkulu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat karena masuk dalam proyek strategis nasional. Tidak hanya itu Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu diharapkan dapat mendorong perekonomian Bengkulu karena Bengkulu merupakan salah satu Provinsi yang tertinggal di Sumatera. 

"Hutama Karya juga membangun Tol 88 km Indralaya - Muara Enim, Muara Enim - Lubuk Linggau sepanjang 125 km. Bengkulu Curup Lubuk Linggau ini 95 kilometer. Proses pembebasan lahannya tanggungjawab pemerintah," ungkap Menteri Basuki.

Tampak hadir dalam penandatanganan tersebut, Direktur Utama PT. Hutama Karya, Bintang Perbowo, Unsur FKPD, Kepala OPD, di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Facebook comments

Berita Terkait