Skip to main content
Kota Bengkulu
Subhan Gusti Hendri, Camat Ratu Agung

SPBU Berpolemik Diduga Milik Bos Toyota Bengkulu

Bengkulutoday.com - Polemik perizinan SPBU Puteri Gading Cempaka yang beroperasi di depan Bencoolen Mall Kota Bengkulu berangsur mulai terkuak. SPBU tersebut diduga milik Meriani, pimpinan cabang PT Agung Automall Bengkulu, perusahaan resmi yang memasarkan mobil merk Toyota di Bengkulu.

 

Dari keterangan Camat Ratu Agung Subhan Gusti Hendri, lokasi SPBU tersebut pada tahun 2016 sebelumnya untuk didirikan ruko, namun bangunan ruko tidak jadi dibangun dan dibeli oleh Meriani. "Saat mulai dibangun SPBU, pihak camat meminta Meri agar datang ke kantor camat, namun tidak direspon," kata Subhan Gusti Hendri, Kamis (10/8/2017).

 

"Kami juga sudah mengkonfirmasi kepada RT terdekat dan lurah Kebun Beler, apakah SPBU tersebut sudah mengurus izin, namun ternyata tidak ada," jelas camat. Pihaknya kemudian melayangkan surat panggilan kepada Meriani yang merupakan direktur PT Meriani Betua Sejahtera terkait data usaha SPBU sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 21 tahun 2003 tentang bangunan. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa mendirikan bangunan harus memenuhi persyaratan bangunan dan lingkungan.

 

Diantara syaratnya yakni bangunan harus sesuai dengan fungsi dan peruntukan lokasi yang telah ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bengkulu, selanjutnya sebelum dibangun terlebih dahulu mendapatkan IMB dan syarat-syarat lainnya. 

 

"Sampai saat ini tidak ada respon dari Meriani," ujar Camat Ratu Agung tersebut.

 

Sementara keterangan berbeda diperoleh dari Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bengkulu, Toni Harisman. Menurut Toni, perizinan SPBU tersebut dinyatakan sudah lengkap. 

 

Polemik terkait perizinan SPBU mencuat saat Camat Ratu Samban, Camat Ratu Agung dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Atap melakukan hearing dengan komisi I DPRD Kota Bengkulu pada Selasa (8/8/2017). Hearing tersebut membahas soal adanya SPBU beroperasi namun dari keterangan camat belum memiliki izin. Komisi I DPRD Kota Bengkulu merekomendasikan untuk menutup SPBU tersebut jika benar belum memiliki izin. (Joko Susanto)

Tentang Kami

FEATURED POSTS

Sign up to hear and get our daily new update via email.
The subscriber's email address.