Skip to main content
hukum
Pesan Whatsapp dari korban kepada rekannya

Sebelum Dibunuh, Korban Sempat Kirim Pesan Whatsapp: "Abangg Tolongg"

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Rejang Lebong, Bengkulutoday.com - Salah satu korban pembunuhan satu keluarga di Curup, Rejang Lebong sempat mengirim pesan melalui Whatsapp kepada rekannya. Dilansir dari Rmolbengkulu.com, pesan singkat itu dikirim kepada Adi (17) teman sekolah dari korban Melan Miranda (16) sekira pukul 05.00 WIB, pedan tersebut disampaikan melalui aplikasi Whatsapp.

"Dia sempat kirim pesan ke WA saya isinya minta tolong, pesannya dikirim pas jam 5 subuh," kata Adi saat mendatangi kediaman korban, Sabtu (13/1/2019).

Sebelum mengirim pesan, korban juga sempat menelpon temannya tersebut via Whatsaap, hanya saja panggilan itu tak diketahui dan kemudian mengirim pesan singkat.

Hanya saja pesan tersebut tidak langsung dibuka oleh temannya dan baru dibalas pada siang harinya yakni pukul 11.25 WIB, hanya saja Whatsapp temannya itu tak lagi aktif.

Hal senada juga diungkapkan Dinda (16) yang juga teman sekolah korban, dimana dirinya dan sejunlah temannya juga sempat menerima pesan dari korban.

"Sebelumnya dia juga pernah cerita kalau sempat diancam seseorang, kawan-kawan yang lain juga menerima pesan minta tolong," ujar Dinda sambil menangis.

Pada hari itu juga teman-teman sekolahnya sempat menanyakan keberadaan korban, lantaran korban tidak masuk sekolah dengan tanpa keterangan.

"Dia tidak sekolah keterangnya alpa, nomor WA nya juga tidak aktif lagi," pungkasnya.

Polisi bergerak tangkap pelaku
Polisi mulai bergerak mengungkap motif dan pelaku pembunuhan satu keluarga di Curup, Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Dijelaskan Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika, pihaknya telah mengantongi identitas pelaku. Bahkan, pelaku diduga kabur ke arah Provinsi Lampung. 

Ditambahkannya, Polres Rejang Lebong juga berkoordinasi dengan Polda Bengkulu dan seluruh Polres di Bengkulu untuk menangkap pelaku.

Sementara ini, pelaku diduga merupakan orang dekat korban. 

"Baru satu orang identitas pelaku yang kita kantongi, saat ini masih kita lakukan pengejaran," kata Jeki, Minggu (13/1/2019).

Jeki juga mengungkapkan sebelum kejadian, keluarga korban sempat mendapat ancaman dari pelaku. 

Sementara itu, mobil Suzuki APV milik korban yang dibawa kabur pelaku setelah kejadian telah ditemukan oleh Polisi. Mobil Suzuki APV itu ditemukan di parkiran RSUD Curup. Mobil bernopol BD 1702 LO itu merupakan milik korban. Saksi mata yang menemukan mobil mengatakan, sekitar pukul 12.00 WIB, dia melihat mobil APV terparkir tanpa ada orang didalamnya. 

Saksi menduga mobil merupakan milik pasien RSUD Curup. Namun kemudian, Polisi melihat mobil itu dan mengatakan bahwa mobil itu adalah milik korban pembunuhan. 

Sebelumnya, pada Sabtu (12/1/2019), satu keluarga ditemukan tewas terbunuh di rumah kediamannya di RT 08 RW 03 Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong sekitar pukul 16.30 WIB.

Satu keluarga itu terdiri dari sang ibu Hasnatul Laili (35 tahun), putri sulungnya Melan Miranda (16 tahun) dan putri bungsunya Cika Ramadani (10 tahun). 

Sang ibu diketahui adalah seorang janda dan memiliki tiga mantan suami. [Bram]

Facebook comments

Berita Terkait