Skip to main content
hukum
Ketiga korban pembunuhan

Pembunuhan Sadis di Curup, Ibu dan Dua Anaknya Tewas!

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Rejang Lebong, Bengkulutoday.com - Peristiwa tragis terjadi di Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Sabtu (12/1/2019), ditemukan seorang ibu rumah tangga, Hasnaini Laili (35 tahun) dan dua anaknya masing-masing Melan Miranda (16 tahun) dan Cika Ramadani (10 tahun) tewas dalam kondisi bersimbah darah. Ketiganya disinyalir merupakan korban pembunuhan. 

Dari informasi yang terhimpun, korban yang ditemukan tewas di rumah kediamannya di RT 08 RW 03 Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong sekitar pukul 16.30 WIB.

Kronologis singkat ditemukannya ketiga korban pembunuhan itu bermula ketika saksi mata, Jamadi (40 tahun), yang merupakan kakak kandung korban datang ke rumah korban untuk mengantar pisang pada pagi hari. Saat itu, saksi mata melihat kendaraan roda empat milik korban yakni Suzuki APV Nopol BD 1667 FZ keluar dari parkiran rumah menuju kawasan Kota Curup. 

Namun saat itu saksi mata belum menyadari bahwa kendaraan roda empat milik korban itu bukan dikemudikan oleh korban melainkan diduga oleh pelaku pembunuhan. 

Saksi mengira korban sedang menuju Pasar Curup untuk berjualan seperti biasa, sebab, korban Hasnaini Laili sehari-hari berprofesi sebagai pedagang.

Saksi mata mulai curiga saat pukul 10.00 WIB menghubungi ponsel milik korban namun tidak aktif. Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB, saksi memutuskan mengunjungi rumah korban untuk memastikan keberadaannya. Saksi menuju rumah korban ditemani oleh adik-adik dari saksi. 

Sesampai di rumah korban, saksi mengetahui pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Kemudian, saksi memutuskan masuk melalui pintuk samping yang mengarah ke dapur.

Betapa terkejut saat saksi memeriksa kamar belakang nampak bercak-bercak darah di tempat tidur dan lantai. Saksi kemudian menemukan korban bersama dua anaknya di dalam kamar yang terkunci gembok dari luar. Setelah didobrak, saksi kemudian mendapati ibu dan dua anaknya tersebut dalam keadaan terbaring di lantai dalam kondisi bersimbah darah dan telah meninggal dunia.

Saksi kemudian menghubungi warga dan Polisi setempat. Setelah itu, ketiga korban lantas dibawa ke RSUD Curup untuk di otopsi. 

Dari keterangan warga sekitar, ketiga korban diketahui tidak memiliki musuh. Selain itu, korban dikenal ramah. 

"Korban ramah dan kami rasa tidak punya musuh. Mereka bertiga tinggal serumah," kata Anto, warga sekitar.

Korban Hasnaini Laili merupakan penjual pisang, sedangkan Miranda anaknya masih duduk di bangku SMA kelas I dan Cika merupakan pelajar SD. 

Dari keterangan warga sekitar juga diperoleh informasi bahwa pada pukul 04.30 pagi, sempat terdengar teriakan sebanyak dua kali dari dalam rumah. 

Sementara informasi dari Hendri (27 tahun), yang merupakan sopir korban, sekitar setengah bulan lalu diketahui pernah terjadi kejadian pencekikan oleh Jamhari Muslim alias Ari (33 tahun), yang merupakan mantan suami korban. Saat itu, diceritakan Hendri, korban menolak berhubungan badan dengan mantan suaminya itu, akibatnya, mantan suami korban sempat mencekik salah satu anaknya.

Selain itu, kata Hendri, sempat juga mantan suami korban yang kedua bertandang ke rumah korban sendirian. 

Informasi lain diperoleh juga bahwa anak korban juga sempat mendapat teror dari orang tidak dikenal. 

Dari keterangan sopir korban, diketahui korban Laili memiliki tiga mantan suami, masing-masing adalah Yudi Prayoga yang merupakan suami pertama. Yudi saat ini telah berdomisili di Pulau Jawa. Suami kedua korban adalah Jimi, saat ini berdomisili di Seluma. Sedangkan suami ketiga korban adalah Jamhari Muslim (33 tahun), tinggal di RT 0I RW 0I Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong.

Polisi saat ini masih menyelidiki peristiwa itu untuk memastikan motif pembunuhan dan mengungkap pelakunya. [Nv/Bram]

Facebook comments

Berita Terkait