MUI dan Tokoh Adat, Dukung Patuhi Maklumat Kapolri

Kunjungan kerja Gubernur Rohidin ke Rejang Lebong

Bengkulutoday.com - Rohidin menegaskan, upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dan penanganan, tak bisa dilakukan secara parsial. Untuk itu, kekompakan seluruh lapisan masyarakat dan setiap level pemerintahan harus berjalan seirama, termasuk dengan TNI serta Polri.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Supratman menyatakan, Polri siap mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah terkait pencegahan penyebaran serta penanganan COVID-19. Kendati demikian, kepatuhan masyarakat menjadi sangat penting, karena kebijakan yang diputuskan adalah untuk kepentingan dan keselamatan bersama. 

"Polri bisa saja melakukan penindakan, akan lebih baik seluruh elemen mentaati, baik itu masyarakat dan juga jajaran pemerintah," kata Kapolda dengan menegaskan Maklumat Kapolri bukan untuk mengekang hak tetapi demi keselamatan bangsa. 

Diterangkan dirinya, termasuk kegiatan sosial dan keagamaan, MUI Provinsi Bengkulu dan Badan Musyawarah Adat sepakat bahwa Maklumat Kapolri adalah untuk menjaga seluruh masyarakat, untuk keselamatan bersama, dan implementasinya tidak bertentangan dengan tatanan yang ada.

Senada dengan Kapolda, Danrem 041 Gamas Bengkulu Kol Inf Dwi Wahyudi mengatakan, sikap patuh masyarakat terhadap imbauan pemerintah tentang Sosial Distancing juga Physical Distancing merupakan sikap Bela Negara.

"Mengurangi kemudian menahan sejenak kegiatan sosial, menjaga jarak fisik satu dengan lainnya, menjadi sikap Bela Negara saat ini. Jadi marilah kita berikan pemahaman kepada masyarakat untuk lakukan pola hidup sehat, kendalikan kegiatan sosial dan jaga jarak fisik," ujar Danrem 041, Kolonel Inf. Dwi Wahyudi.

www.domainesia.com