Masif Publikasi di Media Digital, IAIN Bengkulu Peringkat 7 Nasional PTKIN

Rektor IAIN Bengkulu Prof Dr Sirajuddin

Bengkulutoday.com - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, naik tingkat dari sebelumnya peringkat 12 di tahun 2018, pada tahun 2019 ini naik ke peringkat 7 nasional, untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) versi Webometrics. Peringkat ke 7 itu diraih dari total jumlah kampus PTKIN di Indonesia sejumlah 58 kampus.

Selain itu, untuk peringkat kampus umum, pada tahun 2018 IAIN Bengkulu berada diperingkat 125, untuk tahun 2019 berada diperingkat 105 dari jumlah 2.424 kampus seluruh Indonesia. 

Sedangkan untuk peringkat kampus dunia, pada tahun 2018 IAIN Bengkulu berada diperingkat 9291 sedangkan di tahun 2019 naik keperingkat 5843 dari jumlah kampus seluruh dunia sebanyak 15.852. 

Apa tolak ukur Webometrics?

Tolak ukur peringkat yang dirilis Webometrics adalah berdasarkan respon publik terhadap IAIN Bengkulu  dan unggahan-unggahan konten terkait  IAIN Bengkulu di media digital seperti Youtube, website, jurnal online dan jumlah halaman elektronik dalam suatu website universitas yang terindeks oleh 4 mesin pencari yaitu : Yahoo, Google, Live Search dan Exalead.

Webometrics adalah situs yang digunakan oleh seluruh perguruan tinggi dunia sebagai acuan untuk melihat peringkat website mereka baik ditingkat dunia maupun nasional, selain website perguruan tinggi juga dapat melihat seberapa banyak respon publik di dunia media digital.

Setiap enam bulan Webometrics merilis peringkat universitas- universitas dunia berdasarkan latihan ilmiah independen, obyektif, gratis, dan terbuka dilakukan oleh cybermetrics lab (Dewan Penelitian Nasional Spanyol, CSIC) untuk memberikan informasi yang andal, multidimensi, terbaru, dan bermanfaat tentang kinerja universitas dari seluruh penjuru dunia berdasarkan eksistensi dan “impact” dari website mereka.

Kenaikan pringkat yang sangat drastis ini merupakan prestasi besar bagi IAIN Bengkulu, artinya respon publik terhadap IAIN Bengkulu sudah sangat luar biasa bahkan ditingkat dunia. Diera digital seperti saat ini, masyarakat lebih aktif didunia maya, setiap orang dipastikan memiliki handphone dan mendominasi memiliki akun media digital seperti Youtube, Facebook, Instagram, Twitter, dan Aplikasi mesin pencari untuk mengakses website. Jadi media digital sangat akurat  untuk digunakan sebagai tolak ukur kemajuan dan kualitas bukan hanya perguruan tinggi tapi bisa juga Instansi atau perusahaan jasa lainnya.

Menurut Kepala Biro AUAK IAIN Bengkulu Drs H Abd Amri Siregar, M.Ag, dia menyambut gembira dan sangat bersyukur atas prestasi  yang diraih IAIN tersebut.

"Prestasi seperti ini harus lebih ditingkatkan dan minimal dipertahankan, dan kedepannya langkah cepat kita dalam peningkatkan rating ini harus didukung oleh semua pihak, bukan hanya humas, tapi juga dari penganggaran agar lebih diperhatikan," katanya.

Menurut Kasubag Humas Sri Ihsan, M.Pd.I, pihaknya sangat mengapresiasi prestasi luar biasa ini, dan presatasi besar ini merupakan  kerja keras dari para tim Humas, dosen dan civitas akademika IAIN Bengkulu yang tak pernah lelah dalam mempublis baik kegiatan-kegiatan positif IAIN Bengkulu serta konten-konten video dan tulisan di media digital. Dia berharap agar IAIN Bengkulu tak cepat puas, dan terus berkerja keras agar terus dapat ditingkatkan prestasinya.

Selain sebagai penentu peringkat, media digital juga efektif digunakan sebagai media promosi lembaga dan perusahaan, selain gratis, juga cepat sampai ke publik.

IAIN BENGKULU

(**)