Skip to main content
hukum
Sasriponi Bahrin Ronggolawe

Mahkamah Agung Putuskan Mantan Napi Korupsi Boleh Jadi Caleg

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Bengkulutoday.com - Setelah sebelumnya menjadi polemik antara KPU dan Bawaslu terkait mantan koruptor yang tidak boleh menjadi caleg. Kini Mahkamah Agung memutuskan mantan terpidana korupsi boleh menjadi caleg. 

PKPU tentang larangan mantan narapidana korupsi menjadi caleg diputus Mahkamah Agung pada Kamis (13/9/2018). Hasilnya, PKPU itu dibatalkan dan mantan napi korupsi boleh menjadi caleg. Dengan dibatalkannya PKPU itu, maka peraturan kembali kepada undang-undang. "Mantan napi boleh mendaftar sebagai calon sesuai dengan ketentuan undang-undang dan putusan Mahkamah Konstitusi," kata Suhadi, juru bicara Mahkamah Agung, dikutip dari Kompas.com, Jumat (14/9/2018).

Peraturan KPU yang diputuskan Mahkamah Agung yakni Pasal 60 huruf J PKPU Nomor 20 tahun 2018 tentang pencalonan Anggota DPR, DPRD kabupaten dan kota terhadap Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. 

Dalam keterangannya, Mahkamah Agung menilai PKPU itu bertentangan dengan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Mahkamah Agung telah menerima uji materil PKPU Nomor 20 tahun 2018 dari sebanyak 13 orang.

Salah satu bacaleg dari Partai Bulan Bintang (PBB) Sasriponi menyambut baik dibatalkannya PKPU tersebut. Dengan demikian, semua warga negara memiliki hak politik sebagaimana mestinya. "Sudah tepat itu, KPU membuat aturan yang bertentangan dengan Undang-Undang dan putusan Mahkamah Konstitusi, itu bisa digugat perdata sebenarnya," kata Sasriponi. [Br]

Facebook comments

polda

 

Berita Terkait