Skip to main content
IKLAN HPN
pemerintahan
Kasubdit PKMD, Nursaid berpose bersama dalam acara Rakor Program Inovasi Desa, Dinas PMD Provinsi Bengkulu di Hotel Santika, Rabu (13/03/2019)

Kemendes Dorong Peningkatan Program Inovasi Desa

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Bengkulutoday.com - Kementerian Desa PDTT, dibawah komando Eko Putro Sandjojo memiliki komitmen tinggi untuk  kemajuan dan kemandirian Desa serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa melalui berbagai langkah dan strategi inovasi Desa. Oleh karena itu, melalui Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa bersinergi dengan Dinas Pemberdyaan Masyarakat Desa Provinsi Bengkulu senantiasa  mendorong pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa melalui  peningkatan Program Inovasi Desa (PID). 

Dengan inovasi itulah, diharapkan Desa-desa di tanah air dapat mempercepat capaian-capaian program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang sekaligus meningkatkan kemakmuran masyarakat Desa. 

Demikian rilis berita yang disampaikan ke Media terkait agenda rapat koordinasi Program Inovasi Desa yang diselenggarakan oleh Dinas PMD Provinsi Bengkulu di Hotel Santika, Bengkulu, Rabu, (13/03/2019). 

Kasubdit PKMD (Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa), Nursaid di sela-sela kunker yang didampingi KN-P3MD, Arwani, Ahmad Labib, Hendriyatna dan Choiril Akbar dan KN-PID, Ismail mengatakan, Rakor PID di Bumi Raflesia ini merupakan Rakor Provinsi tercepat  kedua untuk Tahun 2019. Dia mengharapkan agar forum tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat Desa melalui fasilitasi para stakeholder Desa, termasuk pendamping desa dalam rangka mendorong tumbuh-kembangnya kreativitas dan inovasi di  Desa. 

"Inovasi Desa merupakan kata kunci keberhasilan  pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa dalam konteks penggunaan Dana Desa. Dengan gerakan inovasi itulah  diharapkan dapat mempercepat peningkatan  kemakmuran  masyarakat Desa. Berbagai hasil inovasi Desa dalam berbagai bentuk video dan contoh baik yang telah didokumentasikan selama ini sudah bagus, tinggal memassifkan lagi", katanya.  

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, DR. Rohidin Mersyah dalam sambutan tertulis yang dibacakan PLT Kadis PMD Provinsi Bengkulu, Ardiles Nur  mengharapkan agar Rakor tersebut dapat menjadi forum sharing ilmu pengetahuan dan pengalaman bagi para pemangku kepentingan Desa, termasuk pendamping desa sehingga dapat meningkatkan kapasitas Desa bidang inovasi Desa, sekaligus mempercepat capaian  kesejahteraan masyarakat Desa. Sebab, Dana Desa merupakan  investasi masa depan bagi Desa yang selaras dengan amanah UU Desa, yakni mewujudkan Desa yg mandiri, maju dan sejahtera, katanya. 

Selanjutnya, membangun Desa bukan hanya menjadi tugas perangkat Desa, BPD, dan Pendamping Desa, namun tugas semua pihak. Dengan adanya inovasi, Desa-desa di masa depan harus lebih hebat dari sekarang. 

Oleh sebab itu, dia berharap agar program inovasi desa benar-benar dapat menitikberatkan pada pembangunan SDM, baik bidang pelayanan sosial dasar maupun sarana ekonomi warga Desa. 

Acara tersebut berlangsung selama empat hari dan diikuti oleh sekitar 202 peserta, terdiri dari berbagai unsur, baik pendamping Desa, pegiat Desa, perwakilan Kades, BPD, Camat, TPID, kepolisian dan Dinas PMD Provinsi dan Kadis Kabupaten se-Provinsi Bengkulu. [Rls]

Facebook comments

Berita Terkait