Jauhkan Negeri dari Bencana, Wali Kota Bengkulu Gagas Doa Tolak Bala

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan

Bengkulutoday.com - Bukan Wali Kota Bengkulu namanya jika tidak membuat hal yang spektakuler. Kali ini, Wali Kota Bengkulu yang terpilih dua periode yakni Helmi Hasan menggagas doa tolak bala. Doa tolak bala ini rencananya akan digelar pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 mendatang.

Tujuan Doa Tolak Bala
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan berpendapat doa tolak bala merupakan bentuk respon terhadap perkembangan negara ini yang sudah sangat memprihatinkan. Dimana saat ini negara ini banyak dipenuhi oleh fitnah, ghibah, hasut, permusuhan dan perpecahan antara anak bangsa. Doa tolak bala dimaksudkan untuk menjauhkan negeri ini dari itu semua.

Akan dihadiri oleh siapa saja?
Doa tolak bala akan dihadiri oleh para ulama, duta besar dari berbagai negara dan juga pemeluk dari berbagai agama, tidak hanya yang beragama Islam saja yang akan ikut doa tolak bala. Doa tolak bala yang akan digelar 10 November itu akan dilanjutkan keesokan harinya dengan melakukan karnaval batik dan keindahan Kota Bengkulu. Sebanyak 10 juta orang akan menghadiri kegiatan itu.

Lokasi pelaksanaan 
Adapun Masjid Agung At Taqwa akan menjadi pusat pelaksanaan doa tolak bala tersebut. Masjid Agung merupakan Masjid bersejarah dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bengkulu. Masjid itu terletak di Kelurahan Anggut Atas Kota Bengkulu.

Ustadz Abdul Somad dan Jenderal Bintang Tiga akan Hadir
Ustad kondang Abdul Somad atau yang biasa disingkat UAS juga akan diundang oleh Helmi Hasan untuk hadir dalam acara doa tolak bala itu. Bahkan, salah satu penceramah yang diharapkan menjadi pencerah juga akan dihadirkan. Dia adalah Jenderal Bintang Tiga, Komjen Pol (Purn) Anton Bahrul Alam. Di Kepolisian, Anton Bahrul Alam pernah menjabat sebagai Irwasum Polri.

Semangat Hari Pahlawan
Helmi Hasan memaparkan gagasan doa tolak bala adalah bagian dari memperingati Hari Pahlawan. Dengan momen itu, Helmi Hasan mengingatkan kembali nilai-nilai kepahlawanan pada saat merebut kemerdekaan Republik Indonesia. "Banyak sekali korban yang berjuang untuk kemerdekaan negara ini, saat ini tugas kita adalah mengisinya dengan kerja nyata dan doa untuk keselamatan bangsa ini," sampainya.

Helmi Hasan juga mengajak semua agama untuk mensukseskan kegiatan doa tolak bala. Dia berharap dengan doa tolak bala akan menjadikan negeri ini selamat dari berbagai bencana dan malapelata. [Br]

NID Old
6250
www.domainesia.com