Skip to main content
daerah
Ilustrasi

Usulan Pinjaman Daerah Pemkab Kepahiang Menunggu Rekomendasi Kemenkeu

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Kepahiang, Bengkulutoday.com - Rencana usulan pinjaman daerah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Kepahiang pada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) tahun 2019 ini belum terrealisasi, sebab masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Keuangan. Bupati Kepahiang Hidayattulah Sjahid mengatakan bahwa Kementerian Dalam Negeri sudah memberikan rekomendasi mengenai pinjaman daerah tersebut.

"Pekerjaan pinjaman daerah belum berjalan, karena belum ada rekomendasi Kementerian Keuangan. Kemendagri sudah, namun belum bisa terlaksana karena MoU dengan PT SMI belum dilakukan, masih menunggu keputusan selanjutnya," jelas Hidayat.

Hidayat menceritakan Kemendagri merekomendasikan pinjaman daerah sesuai dengan masa jabatan bupati yang menyisakan 2 tahun lagi, yaitu sekitar Rp 49 miliar. Awalnya, usulan pinjaman ke PT SMI ini senilai Rp 90,5 Miliar dan disetujui.

"Namun Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak mau dan tidak setuju karena menyangkut dengan masa kerjanya sebagai bupati Kepahiang tinggal beberapa tahun lagi. Jadi, pinjaman ke PT SMI tersebut harus disesuaikan dengan masa Jabatannya. Kalau PT SMI tidak ada masalah mau pinjam Rp 100 juga bisa. Mereka minta pinjaman Rp 90 Miliar tersebut dikembalikan selama 3 tahun saya tidak bisa dan tidak sanggup," jelas Hidayat.

Kata dia, dengan pinjaman daerah sebesar Rp 59 miliar tersebut hanya mampu membiayai pembangunan jalan perkantoran-Peda KTNA, jalan kawasan TWA dan Langgar Jaya. [MY]

Tags

Facebook comments

Berita Terkait