Skip to main content
Tokoh
Dr Ahmad Dasan, Rektor UMB yang jadi bacaleg PAN

Rektor UMB Dr Ahmad Dasan Jadi Bacaleg PAN DPR RI

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Bengkulutoday.com - Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) Dr Ahmad Dasan yang belum lama ini dilantik untuk kedua kalinya sebagai Rektor UMB kini menjadi bacaleg Partai Amanat Nasional (PAN) untuk DPR RI dapil Provinsi Bengkulu. Kepastian majunya Ahmad Dasan disampaikan oleh Wakil Ketua I DPW PAN Provinsi Bengkulu Dempo Xler, Selasa (31/7/2018). Dempo yang juga ketua BM PAN ini bahkan optimis PAN akan meraih suara terbanyak di Provinsi Bengkulu. Jika pemilu 2014 lalu PAN menduduki peringat empat untuk provinsi Bengkulu, pemilu 2019 dia targetkan PAN meraih suara terbanyak di Provinsi Bengkulu.

PAN diketahui pada pemilu 2014 berhasil meraih 1 kursi DPR RI dapil Bengkulu yaitu mendudukkan Dewi Coryati. Untuk pemilu 2019, PAN memasang sejumlah nama populer untuk bacaleg DPR RI, diantaranya Ahmad Dasan (Rektor UMB). Selain Ahmad Dasan, nama bacaleg 3 lainnya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Bengkulu, berikut profil singkatnya :

No Nama Bacaleg Profil singkat
Dr H Ahmad Dasan,SH,MA Rektor UMB, mantan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari PAN, tokoh Paguyuban Masyarakat Jawa Bengkulu (PMJB), aktif di Muhammadiyah
2 Hj Dewi Coryati,M.Si Anggota DPR RI dari PAN dapil Bengkulu
3 H Benny Suharto,SH Pengurus DPP PAN, pengusaha sukses
4 Hj Yennita Fitriani,M.Si Mantan anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Partai Golkar, mantan calon Bupati Kaur, ketua DPD PAN Bengkulu Utara

Dempo optimis dengan komposisi bacaleg itu, PAN akan meraih kemenangan pemilu 2019 nanti. Namun Dempo mengakui untuk meraih 2 kursi DPR RI dapil Bengkulu masih cukup berat. "Kita bertahan di 1 kursi DPR RI, namun target suara terbanyak," katanya.

Sementara untuk Ahmad Dasan, selain dia pernah menjadi politisi PAN dan duduk di legislatif, Ahmad Dasan juga pernah menjadi calon wakil bupati di Mukomuko. Dia selain terkenal sebagai tokoh Jawa juga aktif di Persyarikatan Muhammadiyah. [Br]

Facebook comments

Berita Terkait