Skip to main content
TODAY
Tajuk Rencana
Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah

Manuver Politik Rohidin 'Kuasai' Kota

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Manuver politik mulai dilakukan oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pasca putusan vonis bersalah kepada Gubernur Bengkulu non aktif Ridwan Mukti. Bahkan sebelum vonis, Rohidin sudah mempersiapkan tiga nama yang akan 'menguasai' Kota Bengkulu sebagai caretaker nantinya.

Selain menyiapkan 'orangnya' di Kota Bengkulu, Rohidin juga melakukan mutasi sehari pasca putusan Ridwan Mukti. Sebanyak 9 pejabat eselon II dimutasi, salah satunya adalah Budiman, menggantikan Ade Erlangga yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu. Ade Erlangga yang menolak dimutasikan sebagai staf ahli bidang ekonomi dan politik memilih kembali ketempat asalnya bekerja di pusat. Ade Erlangga adalah salah satu pejabat yang dibawa ke Bengkulu oleh Ridwan Mukti semenjak RM menjabat Gubernur Bengkulu.

"Bagi yang tidak puas silahkan protes kepada saya, karena ini sudah sesuai aturan," kata Rohidin pasca mutasi. Rohidin juga berharap pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri secepatnya dan menjalankan tugas serta tanggung jawab semaksimal mungkin.

Kedepannya, Rohidin juga menyiapkan mutasi untuk mengisi kekosongan jabatan atau yang sedang dijabat pelaksana tugas. "Dalam pengisian pejabat pelaksana tugas itu tetap melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku, yakni lelang jabatan," kata Rohidin.

Lantas siapa caretaker Kota Bengkulu?

Sumber media ini menyebut ada dua nama yang dianggap memiliki kans kuat menduduki jabatan itu. Dia adalah Hamka Sabri dan Budiman. Namun apakah dua nama itu masuk dalam rekomendasi ke pusat sebagai caretaker, Rohidin belum membuka ke publik. Namun Rohidin mengatakan pejabat yang direkomendasikan itu telah sesuai dan memiliki kompetensi yang layak.

Sementara kabar beredar, Budiman digadang lebih kuat menjadi caretaker Kota Bengkulu. Alasan subjektif diperoleh media ini yakni karena Budiman memiliki kedekatan khusus dengan Rohidin Mersyah. (**)

Facebook comments

dinkes prov

 

Berita Terkait