Khasiat Kecombrang, Bahan Rempah-rempah Hingga Anti Kanker

Bunga Kecombrang

Di daerah Rejang Lebong, Bengkulu, bunga kecombrang dijadikan obat hingga penyubur rambut. Masyarakat setempat memanfaatkan kecombrang sebagai obat pereda batuk, demam tinggi, obat luka, dan penambah nafsu makan. Berbagai manfaat bunga kecombrang yang dijadikan obat tradisional oleh warga Rejang Lebong tersebut ternyata telah dilakukan sejak dahulu, secara turun-temurun, dan masih digunakan hingga saat ini.

Meskipun terkenal sebagai rempah-rempah atau campuran bahan makanan, banyak pula kegunaan lain yang dapat dimanfaatkan dari tanaman kecombrang. Kecombrang dapat dijadikan sebagai sabun alami, dengan cara menggosokkan langsung batang semu yang dimiliki kecombrang ke tubuh dan wajah. Dapat juga menggunakan pelepahnya dengan cara menggosokkannya hingga keluar busa yang harum. Menggosokkan kecombrang ke tubuh juga dapat sebagai obat untuk penyakit yang berhubungan dengan kulit, seperti penyakit campak. Selain itu, kecombrang dapat melancarkan ASI, dan juga dapat membersihkan darah di dalam tubuh.

Aromanya yang begitu khas dan kuat membuat kecombrang kerap dijadikan sebagai bahan untuk mengurangi aroma anyir pada makanan laut, seperti ikan dan sebagainya. Selain itu, kecombrang juga rendah kalori. Bunga kecombrang juga mengandung berbagai mineral penting, seperti magnesium, zat fosfor, kalsium, zat besi, potassium, dan zinc. Bunga ini juga mengandung berbagai nutrisi gizi dan nongizi, seperti protein, lemak, karbohidrat, energi, dan serat.

Bunga kecombrang mengandung senyawa flavonoid, yang merupakan senyawa antioksidan yang membantu mengurangi kerusakan sel dalam tubuh. Sebuah riset yang dilakukan pada 2011 membuktikan, bunga ini memiliki efek antioksidan yang sangat kuat. Bunga, batang, rimpang, dan daunnya bahkan juga sangat tinggi antioksidan. Bahkan, karena kandungan antioksidannya yang begitu tinggi membuatnya terkenal sebagai tanaman antikanker. 

Bunga kecombrang adalah bunga majemuk yang berbentuk bonggol dengan panjang tangkai 40-80 sentimeter. Sedangkan panjang benang sari kurang lebih 7,5 sentimeter, putiknya kecil dan putih. Mahkota bunganya bertaju, berbulu jarang, dan warnanya kemerahan. Bentuk biji kecombrang kotak atau bulat dengan warna putih atau merah jambu.

Kecombrang (Etlingera elatior) disebut juga dengan honje atau kantan. Selain tumbuhan rempah, kecombrang juga merupakan tumbuhan semak dengan tinggi 1-3 meter, berbatang semu, tegak, berpelepah, dan membentuk rimpang. Rupa kecombrang seperti tanaman hias pisang-pisangan, dengan daun tunggal yang memiliki panjang 20-30 sentimeter, sedangkan lebarnya 5-15 sentimeter, di bagian ujung dan pangkalnya runcing namun rata. 

www.domainesia.com