Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com - Kapolres Kota Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta mengatakan, kejadian yang mengakibatkan kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bentiring Kelas IIA Bengkulu pada Kamis (21/07/2016) sore, merupakan kerusuhan yang terorganisir.
"Dari rekaman CCTV dan alat bukti lainnya, kerusuhan ini sudah terorganisir, makanya KPLP saya tangkap," tegasnya, Senin (25/07/2016).
Untuk memperkuat alat bukti dan keterangan lebih lanjut, lajut Kapolres, Kepala Lapas (Kalapas) akan kami periksa.
"Kita akan menggambil keterangan, semuannya akan kita periksa termasuk Kalapas," tegasnya lagi.
Sebelumnya, pemeriksaan berjalan dengan kondusif selama 1 jam, suasana menjadi pecah saat tahanan narkoba lainnya menyoraki petugas yang sedang melakukan pemeriksaan, dalam peristiwa tersebut kepala Kapolres Kota Bengkulu terkena pukulan napi dengan menggunakan raket bulutangkis. Kapolrespun akhirnya menetapkan 8 napi dan 3 sipir sebagai tersangka kericuan dan provokator. (Ar)