19 Laporan diterima Polda Bengkulu dan Polres Jajaran

19 Laporan diterima Polda Bengkulu dan Polres Jajaran

 

Bengkulu, Bengkulutoday.com  - Hingga Rabu (15/5/2024) pukul 08.00 WIB kondisi Kamtibmas di provinsi Bengkulu terpantau dalam keadaan kondusif.

Terdata oleh mapolda Bengkulu laporan masyarakat yang masuk di mapolda Bengkulu sebanyak 19 laporan masyarakat. Data yang diterima mapolda Bengkulu ini berasal dari jajaran.

Kabid Humas Polda Bengkulu menyampaikan Polri sangat membutuhkan kerjasama dari masyarakat untuk menjalankan tugasnya.

“Peran aktif dari seluruh elemen masyarakat yang ada di Provinsi Bengkulu terutama dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Adapun Laporan masyarakat yang diterima di Polda Bengkulu 1 laporan yakni penganiayaan. Di Polresta Bengkulu terdata 5 laporan yang terdiri dari perampasan, pengeroyokan, penggelapan, laka lantas dan penemuan mayat.

Di polres Bengkulu Selatan 1 laporan yakni laka lantas. Di Polres rejang lebong 3 laporan yang terdiri dari 2 laporan curat dan persetubuhan anak.

Di Polres Lebong 1 laporan yakni curat. Di polres seluma 1 laporan yakni penggelapan. Di polres Mukomuko 1 laporan yakni laka lantas. Di Polres Kepahiang 1 laporan yakni penipuan.

Di Polres Bengkulu Utara 2 laporan yakni banjir dan pencurian. Di Polres Bengkulu Tengah 1 laporan yakni laka lantas. Di polres kaur 2 laporan yakni curat dan perzinahan.

“Dari data yang diterima, tidak ada kasus yang menonjol dan sudah ditangani oleh masing-masing Polres,” pungkas Kabid Humas Polda Bengkulu, Anuardi.

Selain itu dirinya mengimbau seluruh masyarakat provinsi Bengkulu agar tetap waspada dan berhati-hati dalam berkendara agar tidak terjadinya kecelakaan lalu lintas.

”Untuk menjaga Kamtibmas kami mengharapkan peran serta seluruh masyarakat untuk bersama menjaga situasi dilingkungan sekitar agar situasi di Bengkulu makin kondusif.” lanjutnya.

“Untuk seluruh masyarakat di provinsi Bengkulu, diingatkan untuk tetap berhati-hati dalam melakukan aktifitas sehari-hari,” tutup Kabid Humas.