1 April, Bengkulu Utara Berstatus Tanggap Darurat Bencana Covid-19

Bupati Bengkulu Utara Ir Mian menyampaikan hasil rapat

Bengkulu Utara, Bengkulutoday.com - Terhitung tanggal 1 April 2020, Kabupaten Bengkulu Utara berstatus tanggap darurat bencana Covid-19. Hal itu setelah digelarnya rapat bersama antara Bupati Bengkulu Utara Ir Mian dan jajaran Forkopimda Bengkulu Utara pada Selasa (31/4/2020).

Penetapan status Bengkulu Utara sebagai kabupaten tanggap darurat bencana Covid-19 itu disampaikan oleh Bupati Bengkulu Utara Ir Mian bersama Forkopimda di Posko Darurat Covid-19 BU Balai Pertemuan Ratu Samban Arga Makmur. 

Bupati menyampaikan terkait dengan masalah Covid-19 Kabupaten Bengkulu Utara terhitung 1 April berstatus Tanggap Darurat. Pihaknya menimbang penetapan status mengingat wabah penyakit Covid-19 yang telah menetapkan Provinsi Bengkulu masuk dalam Zona Merah.

“Dalam rangka mencegah orang terinfeksi/tertular Covid-19 di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara perlu menetapkan status bencana tanggap darurat bencana Corona Virus Desease (Covid-19) di Bengkulu Utara,” kata Bupati.

Dikatakannya, Gugus Tugas Kabupaten lebih diperkuat bersama seluruh Forkopimda dan menyeluruh secara komprehensif memutus rantai penyebaran wabah Covid-19.

"Ditekankan juga kepada gugus satuan ditingkat kecamatan dan desa, bahwa permasalahan sekecil apapupn terkait Covid-19 langsung dikomunikasikan dengan gugus tugas di kabupaten, dengan juru bicara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan," sampai Bupati.

"Kepada seluruh camat di Kabupaten Bengkulu Utara untuk terus memantau terkait Covid-19. orang dalam pemantauan (ODP) agar mendapatkan pelayanan kesehatan (observasi) dan dipantau pergerakannya agar disiplin melakukan isolasi atau karantina mandiri dirumah, atau tindakan kesehatan lain sesuai protokol kesehatan yang berlaku," jelasnya.

"Bagaimana posisi yang selama ini telah dilaksanakan, melalui penyemprotan disinfektan disetiap sudut ruang publik maupun badan jalan telah dilaksanakan, kita juga terus pantau sejauh mana penekanan social distancing dan physical distancing, selanjutnya melakukan langkah tracing atau melakukan pelacakan terhadap warga kita yang pulang dari luar negeri dan juga dari zona merah," jelasnya.

Sementara itu Kapolres Bengkulu Utara menerangkan, setiap anggota Polri di Polres Bengkulu Utara dan jajaran juga memberikan imbauan kepada masyarakat, dimana untuk tidak melakukan aktivitas yang ada berkumpulnya banyak orang (massa).

"Ini upaya untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penindakan dengan melakukan pembubaran beberapa kegiatan masyarakat, maupun yang sedang berkerumun.

Sumber: Media Center Bengkulu Utara

www.domainesia.com