Skip to main content
daerah
Warga saat memindahkan makam akibat banjir Sungai Padang Guci

Butuh Perhatian! 41 Makam Dipindahkan Akibat Banjir dan Abrasi di Kaur

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Kaur, Bengkulutoday.com - Curah hujan tinggi yang melanda Kawasan Padang Guci Kabupaten Kaur pada Rabu (5/12/2018) membuat arus sungai meluap dan terjadi abrasi. Puluhan hektar kebun dilaporkan warga juga menjadi korban keganasan air Sungai Padang Guji. Selain itu, sebanyak 41 makam terpaksa dievakuasi warga dibantu Polisi setempat.

kaur

Desa yang paling terkena dampaknya adalah Desa Ulak Agung, Kecamatan Padang Guci Hilir. Desa itu bahkan menurut Pjs Kades, Hengki, terancam terendam air sungai. Hal itu karena jarak antara sungai dan pemukiman warga desa hanya berkisar 150 meter. 

"Warga cemas dan khawatir jika curah hujan semakin tinggi, maka kemungkinan desa ini akan terendam," kata Hengki.

Dikatakan Hengki, masyarakat di desanya sudah merasakan dampak dari air sungai yang meluap, diantaranya beberapa hektar kebun sawit mengalami rusak, selain itu, hari ini, kata Hengki, sebanyak 41 makam dipindahkan oleh warga. 

Namun demikian, Hengki mengimbau warganya untuk tidak panik dan tetap waspada. 

sungai

Upaya untuk mengatasi kekhawatiran warga sebenarnya sudah dilakukan oleh pihak desa setempat dengan mengajukan proposal ke pemerintah daerah, namun belum ada realisasi. 

"Sudah kita ajukan proposal pengajuan bronjong ke pemerintah provinsi, karena di kabupaten anggaran terbatas, namun belum ada realisasi, kita tetap optimis dan bersabar semoga pemerintah memberikan perhatiannya, sebab itu membutuhkan dana yang tidak sedikit," ujar Hengki. [Hz]

Tags

Facebook comments

polda

 

Berita Terkait