Skip to main content
Daerah
Bupati Kepahiang Dr.Ir. Hidayattulah Sjahid, MM dalam rapat paripurna

Bupati Kepahiang : R-APBD 2018, Defisit Anggaran Membengkak Rp 118 M

Kepahiang Bengkulutoday.com - Nota Rancangan-APBD tahun anggaran 2018 mengalami defisit sebesar Rp 118.617.200.761,66 angka yang cukup fantastis sepanjang beberapa tahun terakhir. Membengkaknya defisit anggaran pada R-APBD 2018 juga disebabkan adanya usulan anggaran Rp 30 Miliar yang diperuntukkan sebagai anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk seluruh ASN.

Nota pengantar tersebut disampaikan langsung Bupati Kepahiang Dr.Ir. Hidayattulah Sjahid, MM dalam rapat paripurna Senin (13/11/2017), Bupati menyampaikan proyeksi Pendapatan Daerah (PAD) mencapai Rp. 683.034.667.906,70 dengan belanja pegawai Rp. 801.651.868.668,36.

"Sehingga defisit mencapai Rp 118 Miliar, kemudian kita juga menambahkan anggaran Rp 30 Miliar yang menambah nilai defisit tersebut. Namun,usulan ini selaras dengan KUA-PPAS 2018 yang sudah disepakati,"ujar Hidayatt.

Dijelaskan Hidayatt, dalam rancangan APBD TA 2018 dijelaskan bahwa perhitungan belanja pegawai pada belanja tidak langsung dalam KUA-PPAS yang telah disepakati bersama belum mengakomodir anggaran TPP dan tunjungan anggota DPRD Kepahiang berdasarkan PP 18/2017.

"Mengingat belanja tersebut merupakan komponen dari belanja pegawai pada belanja tidak langsung yang wajib dan mengikat sehingga perlu disampaikan dalam nota R-APBD,"jelas Hidayatt.

Terpisah, anggota Badan Anggaran DPRD Kepahiang Edwar Samsi S.Ip menyoroti anggaran yang dilampirkan diluar nota kesepakatan tersebut tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Seharusnya, anggaran yang tercantum dalam R-APBD seharusnya terlampir pada nota kesepakatan KUA-PPAS.

"Jadi yang disampaikan Bupati itu tidak sesuai dengan nota kesepakatan, yakni anggaran Rp 30 Miliar itu,"tegas Edwar. (Mulyan)

Tags
Dilihat: 26 kali

Facebook comments

Berita Terkait