Skip to main content
Politik
Foto salah satu pejabat Dirjen Kemendes PDTT saat di Seluma

Beredar Foto Dirjen Kemendes PDTT Salam 1 Jari, Ini Keterangan PKB

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Bengkulutoday.com - Di beberapa group Whatsaap beredar foto pejabat eselon I di Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi berfoto dengan salam 1 jari. Dalam foto itu juga salah seorang menampilkan salam C.  Salam 1 jari identik dengan nomor urut partai PKB yakni nomor 1. Sedangkan salam C, identik dengan salam Cak Imin (Muhaimin Iskandar) yang merupakan ketua umum DPP PKB. Salam C sempat populer saat Muhaimin Iskandar yang akrab di sapa Cak Imin hendak menjadi bakal calon wakil presiden. 

Menurut sumber media ini, foto tersebut diperoleh saat kunjungan Mendes PDTT di Seluma pada 17 Agustus 2018 lalu bersama jajarannya. Saat itu, menteri menjadi inspektur upacara di Desa Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Selain itu, menteri juga menyerahkan bantuan 25 unit mobil secara simbolis kepada BUMDes di Seluma. 

Menanggapi hal itu, Ketua DPW PKB Bengkulu Herliardo mengatakan bahwa itu bukan salam PKB, namun salam inovasi desa. Sedangkan salam huruf C adalah salam cerdas dan bukan salam Cak Imin. 

Berdasarkan UU ASN Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, disebutkan ASN dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan salah satu calon, atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis atau beraifiliasi dengan partai politik.

ASN juga dilarang melakukan foto dengan mengikuti simbol tangan atau gerakan yang digunakan sebagai bentuk keberpihakan. Salah satu pelanggaran yang dilakukan ASN menurut anggota Bawaslu Afifuddin mencontohkan, terjadi di Maluku Utara. Di wilayah tersebut, ada kepala desa yang hanya mengacungkan jari saja diputuskan bersalah. Alasannya, acungan jarinya diasosiasikan dengan salah satu pasangan calon.

Seperti diketahui, Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo kini menjadi bacaleg DPR RI untuk dapil Provinsi Bengkulu dari PKB. Kunjungan menteri ke Seluma sempat diprotes oleh Wakil Ketua DPRD Seluma Okti Fitriani yang merupakan politisi Partai Gerindra. Okti menilai kunjungan menteri itu terkesan memanfaatkan program pemerintah pusat karena menteri kini menjadi bacaleg PKB. Namun protes Okti disanggah oleh Rahmad Ramadhan bacaleg PKB. Menurut Rahmad, kunjungan menteri adalah kapasitasnya sebagai menteri dan bukan sebagai bacaleg PKB. Sedangkan menteri diketahui belum  cuti dari jabatannya. [Br]

Facebook comments

polda

 

Berita Terkait