Skip to main content
IKLAN HPN
politik
Deklarasi Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin di Bengkulu

Akademisi Sarankan Rohidin Fokus Kerja Daripada Urus Capres

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Bengkulutoday.com - Akademisi Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Dr Elfahmi Lubis menyarankan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tidak usah ikut-ikutan dukung mendukung capres. Hal itu menyusul diperiksanya Rohidin Mersyah oleh Bawaslu Provinsi Bengkulu pada Jumat  (18/1/2019) terkait dugaan pelanggaran pemilu. 

Elfahmi menyebut pemeriksaan terhadap Gubernur Bengkulu sangat membuat tidak nyaman dipandang publik. Terlebih, dalam pemeriksaan itu, Rohidin disumpah. "Terlepas terbukti apa tidak, namun tidak enak melihat pemimpin disumpah untuk dimintai klarifikasi," kata Fahmi, sebutan akrab Elfahmi Lubis. 

Fahmi juga menyebut Rohidin sebaiknya fokus bekerja melayani rakyat sehingga terwujud kesejahteraan rakyat dan kemakmuran, daripada ikut-ikutan mendukung capres. 

Untuk diketahui, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah diperiksa terkait dugaan pelanggaran pemilu. Dimana, pada Jumat 13 Januari 2019 lalu, Bawaslu menduga ada tindakan pelanggaran pemilu berupa penggunaan fasilitas negara untuk politik, yakni saat deklarasi Tim Kampanye Daerah paslon capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin. Rohidin sendiri merupakan ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, partai yang menjadi pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Sementara Ketua Panitia Deklarasi Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin, Usin Abdisyah Putra Sembiring membantah kegiatan itu merupakan bentuk kampanye. Menurut Usin yang juga seorang advokat itu, deklarasi yang digelar di Balai Bung Karno itu sifatnya internal dan tidak terbuka untuk umum. [Bram]

Facebook comments

Berita Terkait