Skip to main content
Kabupaten
Penutupan Jalan oleh Warga Sekitar Akibat Jalan yang Putus

Abrasi Sugai Padang Guci, Warga Tutup Jalan Penghubung Desa

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Kaur, Bengkulutoday.com - abrasi air sungai Padang Guci yang makain hari makin memprihatinkan kini sangat di rasakan masyarakat padang guci hilir karna, dalam kurun waktu dekat ini sungai Padang Guci sudah mengancam lokasi pemukiman Desa Ulak Agung Kecamatan Padang Guci Hilir, masarakat mulai resah karna abrasi, Minggu (13/01/2019).

Abrasi sangat berdampak negatif bagi masyarakat karna 200  ton hasil pertanian masyarakat, diperkirakan tidak bisa diambil karena badan jalan yang akan dilewati masyarakat untuk mengangkut hasil panen.  Kini  kondisi jalan tinggal 1,5 meter akibat abrasi air sungai Padang Guci, ini sebenarnya sudah lama di takutkan masyarakat desa Ulak Agung karna makin hari air sungai semakin mendekat dengan pemukiman.

Pjs Kades Desa Ulak agung Hengki Tomi "untuk semantara waktu saya beserta BPD masyarakat dan juga kepolisian Polsek Kaur Utara menutup jalan, karena badan jalan tinggal 60 cm yang masih ada aspal nya dan juga di bawah aspal ini sudah ada terowongan  karna abrasi kami mengambil langkah untuk menutup jalan," ungkap Kades Hengki.

Menutup jalan menjadi langkah yang tepat, karena dikhawatirkan ada masyarakat yang belum tau kalau jalan ini putus karena abrasi.

Panjang jalan yang terkena abrasi panjang sekitar 27 meter dan lebar 1,5 meter, tapi banjir pada malam ini membuat badan jalan tinggal 60cm lagi  yang ada aspal nya,kami sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk bertindak karna kami tidak mau masyarakat ngamuk karna hal ini kami juga sudah berusaha untuk mengajukan proposal ke Gubernur Bengkulu bapak Rohidin Mersyah pada bulan desember 2018 yang lalu," tutup hengki. [HZ]

Tags

Facebook comments

Berita Terkait